Dari Ruang Kelas Tak Layak Menuju Sekolah Nyaman, SDN Sukasari 01 Terima Revitalisasi

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi– Kondisi sejumlah sarana dan prasarana di SDN Sukasari 01, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, sebelumnya membutuhkan perhatian serius. Bahkan, dua ruang kelas terpaksa tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) karena kondisinya dinilai sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.

Kepala SDN Sukasari 01, Cucu Mariati, mengatakan sebelum mendapatkan program revitalisasi, kondisi dua ruang kelas di sekolah tersebut sudah mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap.

“Dua kelas di atas sudah tidak digunakan karena memang tidak layak. Atapnya sudah ke bawah dan khawatir membahayakan keselamatan anak-anak. Makanya dikosongkan dan tidak digunakan untuk PBM,” ujar Cucu Mariati saat diwawancarai, Selasa (15/09/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selain dua ruang kelas yang tidak lagi digunakan, sejumlah ruang kelas lainnya juga mengalami persoalan, seperti kebocoran pada bagian atap dan kondisi bangunan yang membutuhkan perbaikan.

Baca Juga :  DPMD Sukabumi Dorong BUMDes Lebih Transparan, Tenjoayu Catat Omzet Ratusan Juta

Cucu menyebut program revitalisasi yang diterima sekolah menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi peserta didik.

“Dengan program revitalisasi ini kami mendapatkan bantuan yang tentunya sangat bermanfaat. Kalau sekolah sudah lebih bagus, anak-anak menjadi lebih nyaman belajar,” katanya.

Dalam program tersebut, SDN Sukasari 01 mendapatkan sejumlah menu pekerjaan yang mencakup tujuh ruang kelas, satu ruang kepala sekolah, satu ruang guru, serta satu unit toilet dengan tiga bilik.

Cucu berharap perbaikan tersebut tidak hanya berdampak terhadap kondisi fisik sekolah, tetapi juga mendukung proses pembelajaran. Menurutnya, lingkungan belajar yang aman dan nyaman dapat membantu siswa lebih fokus dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga :  Tanah Longsor Ancam Rumah Warga di Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat Sukabumi

“Dengan sekolah yang layak, anak-anak bisa belajar lebih nyaman, lebih fokus, aman dan tenang. Harapannya tentu bermuara pada peningkatan kualitas anak-anak,” tuturnya.

Selain memperbaiki sarana pendidikan, pelaksanaan program revitalisasi di SDN Sukasari 01 juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Cucu menjelaskan, seluruh pekerja yang dilibatkan dalam pembangunan merupakan warga di sekitar lingkungan sekolah. Pemilihan tenaga kerja tersebut dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

“Semua, 100 persen pekerja yang dipilih oleh P2SP adalah penduduk sekitar sekolah ini,” ungkapnya.

Menurut Cucu, keterlibatan masyarakat sekitar menjadi nilai tambah dari pelaksanaan program tersebut karena selain memperbaiki fasilitas pendidikan, kegiatan pembangunan juga membuka kesempatan kerja bagi warga, meskipun bersifat sementara selama masa pelaksanaan pekerjaan.

Baca Juga :  Ribuan ASN Kemenag Kabupaten Sukabumi Berangkat ke Monas Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT RI ke-81

Atas bantuan yang diterima, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, tentunya juga melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Program bantuan ini sangat bermanfaat,” kata Cucu.

Ia berharap program serupa dapat terus diperluas, khususnya bagi sekolah-sekolah yang kondisi bangunannya masih membutuhkan perbaikan.

“Harapannya untuk Kecamatan Cisaat lebih banyak lagi sekolah yang mendapatkan bantuan, terutama sekolah yang kondisinya lebih membutuhkan. Begitu juga di Kabupaten Sukabumi, karena masih banyak sekolah yang perlu perbaikan,” pungkasnya.

Program revitalisasi tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang lebih aman, layak dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Berita Terkait

Kemenhaj Sukabumi Gelar Pengajian Bulanan, Bekali Calon Jemaah Haji Sejak Dini
Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa
‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎
OMI 2026 KKM Jampangkulon Resmi Dibuka, Kemenag Dorong Siswa Madrasah Berprestasi
Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung
Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis
Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat
Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:14 WIB

Dari Ruang Kelas Tak Layak Menuju Sekolah Nyaman, SDN Sukasari 01 Terima Revitalisasi

Selasa, 15 September 2026 - 12:05 WIB

Kemenhaj Sukabumi Gelar Pengajian Bulanan, Bekali Calon Jemaah Haji Sejak Dini

Sabtu, 12 September 2026 - 11:08 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa

Jumat, 11 September 2026 - 09:33 WIB

‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎

Rabu, 9 September 2026 - 20:54 WIB

OMI 2026 KKM Jampangkulon Resmi Dibuka, Kemenag Dorong Siswa Madrasah Berprestasi

Rabu, 9 September 2026 - 09:15 WIB

Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung

Senin, 7 September 2026 - 16:17 WIB

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 08:31 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Berita Terbaru