Musdes RKPDes Cimanggu 2027, BPD Soroti Keterbatasan Anggaran dan Aspirasi Warga

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Pemerintah Desa Cimanggu bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Cimanggu menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka pembahasan dan penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan berlangsung di Aula Balai Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/9/2026). Musdes dihadiri Camat Cikembar, Kepala Desa Cimanggu, Ketua BPD, perangkat desa, para ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat.

Ketua BPD Desa Cimanggu, Atik Suardi, mengatakan Musdes merupakan bagian dari tugas dan fungsi BPD dalam menampung serta membahas aspirasi masyarakat, khususnya terkait arah pembangunan desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Musyawarah desa ini merupakan kewajiban dan salah satu tugas BPD untuk melaksanakan musyawarah, termasuk dalam bidang pembangunan. Kali ini yang dibahas adalah RKP Desa,” ujar Atik.

Menurutnya, penyusunan RKPDes Tahun 2027 menghadapi tantangan karena sejumlah kebutuhan dan program yang menjadi aspirasi masyarakat harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran desa.

Baca Juga :  Viral! Pimpinan Ponpes Alugodi Diduga Rudapaksa Santriwati

Ia menyebutkan, kondisi anggaran yang terbatas membuat tidak seluruh usulan dapat direalisasikan sekaligus. Meski demikian, BPD bersama pemerintah desa tetap menjalankan tahapan musyawarah sebagai bagian dari tugas dan kewajiban dalam perencanaan pembangunan.

“Programnya banyak, tetapi anggarannya terbatas. Namun daripada tidak dilaksanakan, tugas dan fungsi kita tetap harus dijalankan,” katanya.

Atik menjelaskan, terdapat sejumlah komponen penggunaan anggaran yang telah ditetapkan sehingga ruang fiskal desa untuk membiayai pembangunan menjadi terbatas.

Dalam Musdes tersebut, selain sejumlah usulan yang sebelumnya telah dihimpun, masyarakat melalui RT dan RW juga menyampaikan aspirasi tambahan.

Salah satunya berkaitan dengan kebutuhan saluran air dari kawasan Bogorindo menuju wilayah RW 7. Menurut Atik, keberadaan saluran air tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan masyarakat karena hingga saat ini belum tersedia secara memadai.

Selain pembangunan infrastruktur, aspirasi juga muncul dari sektor keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberlanjutan kegiatan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di tingkat desa. Atik menyampaikan bahwa selama ini kegiatan MUI tetap berjalan meskipun dengan dukungan anggaran yang terbatas.

Baca Juga :  Warga Tangkil Geruduk Rumah Diduga Jadi Tempat Ibadah, Ini Kronologinya

Ia juga menyebut adanya gagasan mengenai pemanfaatan dana umat agar manfaatnya dapat dirasakan hingga tingkat MUI desa, dengan tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Di tingkat kecamatan, gagasan dana umat ini sudah berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Ada pemikiran apakah ke depan dana umat tersebut bisa dialokasikan atau dikelola untuk mendukung kegiatan MUI di desa, tentunya sesuai mekanisme yang ada,” jelasnya.

Warga Pahami Kondisi Keuangan Desa

Di sisi lain, Atik mengatakan masyarakat Desa Cimanggu dinilai memahami kondisi keuangan desa saat ini.

Menurutnya, para ketua RW maupun masyarakat yang hadir dalam Musdes dapat menerima kondisi tersebut dan tetap memberikan dukungan terhadap program yang telah dirumuskan pemerintah desa.

“Alhamdulillah, para ketua RW dan masyarakat memahami kondisi keuangan desa saat ini. Bahkan ada yang menyampaikan dukungan terhadap apa yang telah dirumuskan dan direncanakan pemerintah desa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kuota Bantuan Rumah Masih 1.000 Unit, Disperkim Sukabumi Prioritaskan Rumah Khusus Kebencanaan

Ia menegaskan, terealisasi atau tidaknya seluruh program yang tercantum dalam RKPDes nantinya sangat bergantung pada kemampuan anggaran yang tersedia.

“Programnya tetap kita rencanakan. Terlaksana atau tidaknya nanti relatif, karena kembali lagi pada kemampuan anggaran. Masyarakat memahami dan memaklumi kondisi tersebut,” tambahnya.

Atik berharap keterbatasan anggaran tidak mengurangi semangat pemerintah desa, BPD, serta masyarakat dalam menjalankan program pembangunan yang menjadi prioritas.

“Harapan kita, ada atau tidak ada anggaran, besar atau kecil anggarannya, kita tetap berjalan. Prioritas desa tetap kita perjuangkan dan program-program yang sudah dirumuskan dalam RKP ini tetap menjadi perhatian,” pungkasnya.

Musdes tersebut menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan Desa Cimanggu untuk tahun 2027, dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat sekaligus kemampuan keuangan desa dan ketentuan penggunaan anggaran yang berlaku.

Berita Terkait

Diarahkan ke Kabid, Saat Dicari Tak Ada: Awak Media Pertanyakan Komunikasi Disdik Kabupaten Sukabumi
Musdes RKPDes 2027 Digelar, Pemdes Sukamulya Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa
Rapat Rutin Disdik Sukabumi Bahas Dapodik, Revitalisasi hingga Laporan BOSP
Tim Peneliti TNI AD Kaji Dampak Sosial Jembatan Garuda Suci di Cikembar
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎
Disdik Sukabumi Tegaskan Komitmen Benahi Tata Kelola Pendidikan dan Perlindungan Anak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:01 WIB

Musdes RKPDes Cimanggu 2027, BPD Soroti Keterbatasan Anggaran dan Aspirasi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Diarahkan ke Kabid, Saat Dicari Tak Ada: Awak Media Pertanyakan Komunikasi Disdik Kabupaten Sukabumi

Selasa, 29 September 2026 - 12:59 WIB

Musdes RKPDes 2027 Digelar, Pemdes Sukamulya Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa

Selasa, 29 September 2026 - 12:53 WIB

Rapat Rutin Disdik Sukabumi Bahas Dapodik, Revitalisasi hingga Laporan BOSP

Senin, 28 September 2026 - 14:40 WIB

Tim Peneliti TNI AD Kaji Dampak Sosial Jembatan Garuda Suci di Cikembar

Minggu, 27 September 2026 - 15:20 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 06:54 WIB

IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran

Kamis, 24 September 2026 - 17:45 WIB

‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎

Berita Terbaru