Kuota Bantuan Rumah Masih 1.000 Unit, Disperkim Sukabumi Prioritaskan Rumah Khusus Kebencanaan

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi memastikan kuota bantuan perumahan tahun 2026 masih berada di angka 1.000 unit, meski sebelumnya sempat direncanakan sebanyak 766 unit.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi mengalami perubahan seiring adanya pergeseran anggaran, khususnya untuk program rumah khusus kebencanaan.

“Masih seribu unit. Kita nunggu pergeseran anggaran nanti. Tadinya yang dikeluarkan 766, sekarang menjadi 1.000. Itu di anggaran yang kita siapkan,” ujar Sendi, Kamis (5/2/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat prioritas baru terkait penanganan rumah khusus kebencanaan, sehingga pihaknya tengah mengkaji ulang komposisi anggaran agar penanganan dampak bencana bisa lebih optimal.

“Hari ini ada prioritas kaitan dengan rumah khusus kebencanaan. Nah itu yang akan kita coba kemas. Mungkin ada beberapa penyesuaian atau perubahan,” jelasnya.

Baca Juga :  ‎Tiga Rumah di Cimanggu Sukabumi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik‎

Meski demikian, Sendi menegaskan bahwa secara umum kuota bantuan masih tetap sama, namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi perubahan khususnya di wilayah perkotaan.

“Untuk kuota masih sama, tapi mungkin di kota bisa berubah, karena ada rumah khusus kebencanaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sendi berharap masyarakat turut berperan aktif dalam penanggulangan bencana, karena menurutnya bencana bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah.

Baca Juga :  Dukung Operasi Lilin Lodaya-2024, Polres Sukabumi Kota Hadirkan Tim Macan Bintana

“Bencana itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi semua sektor. Kita juga sudah mengupayakan melalui lelang kebaikan, alhamdulillah ada beberapa yang bisa masuk,” tuturnya.

Program bantuan perumahan ini diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak bencana serta meningkatkan kualitas hunian yang layak dan aman di Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Berita Terbaru