‎Warga Cibadak Pertanyakan Bantuan Sosial yang Terhenti, Ini Penjelasan dari Pendamping PKH dan Kecamatan

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | CIBADAK – Banyak warga Kecamatan Cibadak mempertanyakan mengapa bantuan sosial (bansos) yang biasa mereka terima, seperti PKH dan BPNT, tiba-tiba tidak cair atau dihentikan. Terkait hal ini, pihak Kecamatan bersama para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) membuka layanan pengaduan setiap hari kerja untuk menampung keluhan warga. (Rabu 16 juli 2025)

‎Menurut TKSK Kecamatan Cibadak Fredy, penghentian bantuan bukan tanpa alasan. Hal itu merupakan dampak dari hasil verifikasi dan validasi data dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang mengelompokkan warga ke dalam kategori ekonomi berdasarkan desil 1 hingga 10.


‎”Banyak warga tidak mengetahui bahwa sekarang sistemnya berdasarkan desil. Jika warga masuk desil 6 sampai 10, maka kemungkinan besar mereka tidak lagi berhak menerima bantuan. Tapi jika dirasa tidak sesuai, warga bisa ajukan perubahan desil melalui aplikasi Cek Bansos,” jelas Fredy

‎Pihak Kecamatan Cibadak menegaskan bahwa mereka hanya memfasilitasi layanan pengaduan, sementara untuk penanganan teknis dilakukan oleh para pendamping PKH. Setiap hari, terutama Selasa sampai Jumat, masyarakat bisa datang ke kantor kecamatan untuk berkonsultasi dengan membawa KTP, KK, dan kartu bantuan yang biasa digunakan.

‎Camat Cibadak Mulyadi menyampaikan bahwa pelayanan ini dibuka untuk membantu menjawab ketidaktahuan masyarakat terkait status bantuan mereka.

‎”Kami bersinergi dengan pendamping PKH agar warga mendapatkan jawaban yang benar. Karena beberapa kasus hanya soal keterlambatan pencairan, bukan dihentikan.” jelas Mulyadi

‎Beberapa alasan umum bansos tidak cair di antaranya adalah:

‎Kepala keluarga atau anggota keluarga bekerja di perusahaan,

‎Data kependudukan tidak sinkron atau belum diperbarui secara daring (online),

‎Kartu PBI (Jaminan Kesehatan) tidak digunakan selama lebih dari 3 bulan, yang membuatnya otomatis nonaktif,

‎Perubahan data ekonomi akibat sensus BPS yang terbaru.


‎Dian andriawan pendamping PKH kelurahan juga menyebutkan bahwa meskipun ada warga yang merasa dulu berhak dan sekarang tidak, itu semua bisa berubah seiring pembaruan data secara berkala.

‎”Saat ini untuk PKH saja penerimanya sekitar 3.500 orang di Cibadak. Sedangkan BPNT mencapai sekitar 10 ribu. Tapi data ini dinamis, sesuai kondisi ekonomi keluarga yang terus dipantau oleh BPS dan Kementerian Sosial,” jelasnya Dian

‎Warga juga dihimbau tidak segan untuk bertanya dan melapor jika merasa ada ketidaksesuaian, baik secara langsung ke kantor kecamatan maupun melalui aplikasi Cek Bansos.

‎”Semua warga negara Indonesia sebenarnya sudah masuk ke dalam Data Tunggal Kesejahteraan Sosial (DTKS atau sekarang disebut DTC), yang terintegrasi dengan data kependudukan, pekerjaan, aset dan sebagainya. Namun pastikan data Anda valid dan aktif,” pungkas Dian.




Baca Juga :  Minta Dukungan Masyarakat, Polda Jabar Buka Hotline untuk Kasus Vina Cirebon

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  440 Jemaah Haji Kloter 39 Tiba Di PLUHT Di Sambut Haru Pihak Keluaraga

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Berita Terbaru