‎Hera Iskandar Dorong Profesionalisme dan Pembentukan Perumda RPH Baru di Kabupaten Sukabumi

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi III, Hera Iskandar, menegaskan pentingnya peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta mendorong pembentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) baru yang lebih profesional dan terbuka.

‎Dalam keterangannya, Hera menegaskan bahwa saat ini tidak terdapat penyertaan modal untuk BPR (Bank Perkreditan Rakyat). Namun, untuk PDAM dan Perumda Agro, penyertaan modal telah dilakukan melalui Peraturan Daerah sebelum dirinya menjabat di Komisi III.

Baca Juga :  Tragedi Sawah di Jampang Kulon Berujung Jerat Hukum, Tujuh Warga Desa Cikaranggeusan Menanti Belas Kasih Keadilan

‎“Saya sekarang di Komisi III sedang mendorong agar dibuat Perumda baru, yaitu rumah potong hewan (RPH),” ujarnya. Ia menilai Perumda Agro yang sudah ada kinerjanya belum menunjukkan peningkatan signifikan, sehingga perlu langkah evaluasi dan pengembangan usaha baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Lebih lanjut, Hera menyebutkan bahwa sejumlah BUMD seperti Perumda Agro, Perumda TCL, serta calon Perumda RPH ke depan, idealnya diarahkan untuk menjadi Perseroda (Perusahaan Perseroan Daerah) atau bahkan terbuka untuk publik (IPO), guna menjamin akuntabilitas dan profesionalisme.

Baca Juga :  Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

‎“Dengan menjadi Perseroda, perusahaan bisa lebih terbuka dan profesional. Siapapun bisa memiliki saham, sehingga tidak ada intervensi politik, yang ada adalah profesionalisme,” tegasnya

‎Meski begitu, Hera mengapresiasi perkembangan kinerja BPR yang sudah menunjukkan tren positif. Menurut data kuartal pertama, BPR telah mencatatkan keuntungan sebesar Rp700 juta.

Baca Juga :  Kegiatan Olimpide Olahraga Siswa Nasional Jenjang SD Dan Safta Lomba PAI Tingkat Kecamatan Parungkuda

‎“Sekarang NPL (Non Performing Loan) turun dari sebelumnya 36% menjadi 23%, itu penurunan yang bagus. NPA-nya juga menunjukkan perbaikan,” jelas Hera. Ia menambahkan bahwa meski sudah ada peningkatan, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini masih bisa digali lebih maksimal.

‎

‎

‎

Berita Terkait

Tim Peneliti TNI AD Kaji Dampak Sosial Jembatan Garuda Suci di Cikembar
TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:40 WIB

Tim Peneliti TNI AD Kaji Dampak Sosial Jembatan Garuda Suci di Cikembar

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 15:20 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Minggu, 27 September 2026 - 06:54 WIB

IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:45 WIB

‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎

Berita Terbaru