‎Kepala Desa Cianaga Dipanggil KDM Terkait Kasus Warga Meninggal dengan Infeksi Cacing‎

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kepala Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Wadi Rustandi, dipanggil oleh gubernur Jawa Barat kang Dedi Mulyadi (KDM) terkait kasus meninggalnya seorang anak bernama Raya, warga Kampung Padangeyang, yang ditemukan mengidap infeksi cacing parah dengan berat hampir satu kilogram di tubuhnya.

‎Raya merupakan anak dari pasangan Udin dan Endah, keduanya penyandang disabilitas mental. Kondisi keluarga ini tergolong sangat miskin. Rumah panggung mereka sudah roboh lebih dari satu tahun lalu, sehingga aktivitas sehari-hari dilakukan dengan serba keterbatasan.

‎Menurut keterangan Kepala Desa Wardi Rustandi, almarhum Raya sehari-hari sering bermain di bawah rumah panggung bersama ayam. Kondisi kesehatannya lemah, mengalami demam, serta pernah didiagnosis mengidap penyakit paru.

‎“Anak ini memang jalannya agak lambat. Pernah sempat sehat ketika mendapat bantuan makanan tambahan dari pemerintah, berat badannya naik. Tapi beberapa bulan terakhir kondisinya kembali menurun,” kata Wardi, Selasa (18/8/25).

‎Raya tidak memiliki dokumen kependudukan lengkap, sehingga sempat terkendala dalam pengurusan BPJS Kesehatan. Hal ini menjadi salah satu faktor keterlambatan penanganan medis.

‎ “Saya sebagai kepala desa jujur kecewa, karena BPJS agak sulit dalam pengurusan nya. Proses pengaktifan BPJS sangat sulit. Padahal kami di desa yang lebih tahu kondisi warga sehari-hari,” ujar Wardi.

‎Kondisi kesehatan Raya makin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada awal Agustus lalu. Peristiwa itu terungkap setelah relawan dari Yayasan Rumah Teduh mengetahui keadaan korban dan menanganinya

‎Kini kasus tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Kepala Desa Cianaga dijadwalkan menghadiri pemanggilan resmi oleh KDM pada Rabu (19/8) pukul 07.30 WIB di Gedung Pakuwon.

‎“Pemanggilan ini untuk menjelaskan kondisi sebenarnya di lapangan. Saya siap hadir bersama keluarga dan perangkat desa,” kata Wardi.

‎Pemerintah desa sebelumnya sudah menyalurkan bantuan, mulai dari BLT hingga program kesehatan. Namun, Wardi menilai upaya penanganan dari tingkat kabupaten masih terbatas.

‎ “Penanggulangan kemiskinan baru sekitar 40 persen berjalan. Kasus Raya ini harus jadi pelajaran agar ada perhatian serius, terutama untuk warga miskin yang kesulitan mengurus administrasi kesehatan,” tambahnya.

‎Dua minggu mendatang keluarga korban akan melaksanakan tahlilan 40 hari almarhum Raya.

Baca Juga :  BPP Cikembar Sosialisasikan Program PM-AAS, Dorong Pertanian Modern Tingkatkan Produktivitas Padi

Berita Terkait

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi
Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk
70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
Berita ini 672 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:06 WIB

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Berita Terbaru