‎Kemendes PDT Gelar Bimtek Desa Peduli Iklim di Sukabumi, Dorong Masyarakat Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Dalam rangka Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa dalam Resiliensi Terhadap Perubahan Iklim, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Desa Peduli Iklim untuk wilayah Kabupaten Sukabumi.

‎Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Balai Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (14/10/2025)

‎Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimcam Gunungguruh, pemerintah desa, serta puluhan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

‎Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT RI, Andrey Ikhsan Lubis, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan masyarakat agar mampu beradaptasi serta melakukan mitigasi terhadap berbagai dampak perubahan iklim.

‎“Persoalan iklim ini tidak bisa kita pungkiri. Akhir-akhir ini banyak terjadi bencana seperti longsor, gempa, dan banjir. Ini erat kaitannya dengan perilaku kita terhadap pelestarian lingkungan,” ujarnya.

‎Andrey menekankan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat desa agar lebih ramah lingkungan, sekaligus mampu memanfaatkan potensi unggulan desa secara berkelanjutan.

Baca Juga :  ‎Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Kabur, JPU Dinilai Kriminalisasi Kasus dr. Silvi Apriani‎

‎“Kita ingin masyarakat tidak hanya merambah lingkungan, tetapi mampu memanfaatkannya secara berkualitas. Persoalan lingkungan di desa tidak berdiri sendiri, ia berkaitan erat dengan isu kesehatan, ekonomi, kemiskinan, dan pendidikan,” tambahnya.

‎Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Sukabumi merupakan daerah dengan tingkat risiko bencana tertinggi di Jawa Barat, sehingga penguatan kapasitas masyarakat desa menjadi langkah penting dalam meningkatkan ketangguhan wilayah.

‎ “Masyarakat desa harus paham terhadap situasi lingkungannya. Potensi yang ada bisa menjadi positif atau negatif tergantung bagaimana mereka mengelolanya. Melalui bimtek ini, kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya,” jelas Andrey.

Baca Juga :  Diduga Tertekan Biaya Pernikahan, Karyawan Alfamart di Kalibunder Ditemukan Meninggal Gantung Diri

‎Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh pihak termasuk media untuk ikut berperan aktif menyebarkan informasi dan mendorong kesadaran publik terkait pentingnya menjaga lingkungan.

‎ “Kami dari Kemendes PDTT berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk media, agar tujuan dan cita-cita kita untuk membangun desa yang tangguh terhadap perubahan iklim dapat terwujud,” pungkasnya.

Berita Terkait

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi
Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk
70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:06 WIB

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Berita Terbaru