Warga Cijulang Gelar Aksi Protes, Tuntut Pengembang Perumahan Penuhi Janji dan Perbaiki Fasilitas Umum

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Puluhan warga Kampung Cijulang, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, menggelar aksi protes terhadap pihak pengembang Perumahan Pitra Pratama Residence Cijulang Sakur, Selasa (23/06/2026).

Aksi tersebut dipicu oleh kekecewaan warga terhadap kondisi sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial yang dinilai rusak serta berbagai janji pengembang yang hingga kini belum direalisasikan.

Dalam aksi tersebut, warga membentangkan spanduk bertuliskan “Janji Busuk Demi Pembangunan Perumahan” sebagai bentuk protes terhadap pihak pengembang. Warga menilai pembangunan perumahan tidak diimbangi dengan pemenuhan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Berbagai keluhan disampaikan dalam aksi tersebut, mulai dari saluran drainase yang tidak berfungsi optimal hingga menyebabkan genangan saat hujan, kondisi jalan lingkungan yang belum diaspal, minimnya penerangan jalan, serta sejumlah fasilitas umum lainnya yang disebut terbengkalai.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti sejumlah komitmen yang sebelumnya disampaikan pengembang, seperti pembangunan cekdam, penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, pemberian kompensasi atas dampak pembangunan, hingga rencana pembangunan wahana air (waterboom) yang hingga kini tidak kunjung terealisasi.

“Selama ini fasilitas yang kami terima tidak layak. Sementara berbagai janji yang disampaikan saat proses penjualan lahan maupun pembangunan perumahan tidak pernah diwujudkan. Kami merasa hak-hak warga diabaikan dan kerugian yang timbul tidak pernah mendapat tanggung jawab yang jelas,” ujar Roni, salah seorang perwakilan warga saat menyampaikan aspirasi.

Baca Juga :  “Sing Nyaah Ka Sukabumi, Gerak Nyaah Ka Rahayat: Touring Ngabumi 4 Menuju Sukabumi Barokah”

Keluhan serupa disampaikan Lia, warga RT 02/03. Ia mengaku sejak awal telah mempertanyakan kapasitas drainase yang dibangun pengembang karena dinilai tidak mampu menampung debit air saat musim hujan.

“Saya pernah bertanya apakah gorong-gorong dengan ukuran seperti itu mampu menampung air. Saat itu dijawab kalau ada masalah nanti pihak pengembang akan turun tangan. Namun sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” ungkapnya.

Warga juga menuding pihak pengembang kurang bertanggung jawab terhadap kerusakan fasilitas yang terjadi. Bahkan, mereka menduga terdapat persoalan terkait pengelolaan hak bersama yang berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Hari Ketiga MPLS di SMPN 3 Cikembar Berjalan Lancar, Usung Tema "MPLS Ramah"‎

Melalui aksi tersebut, warga mendesak pihak pengembang untuk segera memperbaiki seluruh fasilitas umum yang mengalami kerusakan, merealisasikan janji-janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat, serta memberikan kejelasan terkait kompensasi atas dampak pembangunan yang dirasakan warga.

Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi antara warga dan pihak pengembang masih berlangsung di Kantor Desa Darmareja. Mediasi tersebut melibatkan pemerintah desa dan mendapat pengawalan aparat keamanan guna menjaga situasi tetap kondusif.

(Redaksi Jabarinside.com)

Berita Terkait

Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka
‎Dugaan Penelantaran IBU Dan ANAK Berujung Kematian Bayi, Publik Sorot Penanganan Kasus Dan Respons instansi Terkait
Wisatawan Asal Cikidang Diduga Tenggelam di Curug Tilu Kabandungan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Puncak Syukuran Nelayan ke-60 di Ujunggenteng
‎Rapat Paripurna DPRD Sukabumi Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Tiga Raperda Inisiatif‎
Sabu Disembunyikan Dalam Bakso, Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas Sukabumi Digagalkan Petugas
Trailer Melintang Tabrak Pohon di Parungkuda, Jalur Nasional Bogor–Sukabumi Macet Total
Harga Tiket Pesawat Jakarta–Medan Tembus Rp 2 Juta, Ini Faktor Penyebabnya
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12 WIB

Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:15 WIB

‎Dugaan Penelantaran IBU Dan ANAK Berujung Kematian Bayi, Publik Sorot Penanganan Kasus Dan Respons instansi Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:27 WIB

Wisatawan Asal Cikidang Diduga Tenggelam di Curug Tilu Kabandungan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Warga Cijulang Gelar Aksi Protes, Tuntut Pengembang Perumahan Penuhi Janji dan Perbaiki Fasilitas Umum

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Puncak Syukuran Nelayan ke-60 di Ujunggenteng

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:58 WIB

Sabu Disembunyikan Dalam Bakso, Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas Sukabumi Digagalkan Petugas

Senin, 22 Juni 2026 - 06:48 WIB

Trailer Melintang Tabrak Pohon di Parungkuda, Jalur Nasional Bogor–Sukabumi Macet Total

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Harga Tiket Pesawat Jakarta–Medan Tembus Rp 2 Juta, Ini Faktor Penyebabnya

Berita Terbaru

Jabar Update

Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:12 WIB