JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Sebanyak 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan 12 negara sahabat mengikuti pembukaan Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia (World Mosque Youth) ke-8 Tahun 2026 di kawasan Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan berskala internasional yang berlangsung hingga 27 Juni 2026 atau bertepatan dengan 9–12 Muharram 1448 Hijriah ini menjadi ajang pembinaan generasi muda melalui penguatan karakter, kepemimpinan, serta ukhuwah Islamiyah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Peserta yang hadir terdiri dari pelajar, santri, mahasiswa, dan aktivis masjid. Selain berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, kegiatan ini juga diikuti delegasi dari 12 negara yang tergabung dalam jaringan Pemuda Masjid Dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Pemuda Masjid Dunia, Datuk H. Said Aldi Al Idrus, mengungkapkan bahwa Camp Religi tahun ini sejatinya direncanakan digelar di Thailand Selatan. Namun, karena situasi konflik yang terjadi di kawasan tersebut, pelaksanaan kegiatan akhirnya dipindahkan ke Indonesia dengan Sukabumi sebagai tuan rumah.
“Seharusnya kegiatan ini dilaksanakan di Thailand Selatan. Namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, akhirnya Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah dan Sukabumi menjadi pilihan. Tempat ini sudah beberapa kali menjadi lokasi kegiatan kami dan sangat layak untuk mempertemukan para pemuda dari berbagai daerah dan negara,” ujarnya.
Menurut Said Aldi, kegiatan ini bertujuan mengarahkan generasi muda agar tetap berkontribusi positif bagi umat dan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman. Ia menilai pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan menjadi benteng penting bagi kaum muda dari pengaruh negatif.
“Anak-anak muda saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga pengaruh negatif media digital. Karena itu, mereka harus dibekali akhlak, keimanan, dan kedisiplinan agar mampu menjadi generasi yang kuat dan berkarakter,” katanya.
Dalam camp religi tersebut, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan seperti kajian keislaman, pembelajaran Al-Qur’an, salat berjamaah, pelatihan kepemimpinan, hingga penguatan wawasan kebangsaan.
Menariknya, pelaksanaan Camp Religi Mubarakah ke-8 tahun ini juga memperebutkan Piala Bergilir Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Pemuda Masjid Dunia.
Menurut Said Aldi, Menteri ESDM sebenarnya berkeinginan hadir secara langsung, namun berhalangan karena mendapat tugas dari Presiden. Meski demikian, salam dan dukungan dari Bahlil Lahadalia disampaikan kepada seluruh peserta dan panitia.
“Beliau sangat ingin hadir, namun karena ada tugas negara yang tidak bisa ditinggalkan, beliau menyampaikan salam kepada seluruh pemuda masjid dan peserta yang hadir,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan sejumlah tokoh nasional dan anggota DPR RI yang hadir dalam pembukaan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong pembinaan generasi muda yang religius, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.















