Puskesmas Cicurug Jemput Bola Layani Mak Juju, Penderita Kaki Gajah yang Hidup Seorang Diri

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Kepedulian tenaga kesehatan Puskesmas Cicurug patut diapresiasi. Pada Kamis (18/9/2025), tim medis mendatangi rumah Mak Juju (68), warga Kampung Sindang Palay, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, yang sudah lama mengidap filariasis atau kaki gajah.

Empat tenaga kesehatan turun langsung melakukan pemeriksaan rutin, memberikan obat-obatan, serta mengedukasi Mak Juju agar bisa merawat lukanya secara mandiri. Kepala UPTD Puskesmas Cicurug, dr. Nina Suminarsih, mengatakan bahwa pasien masih terus dipantau secara berkala.

Baca Juga :  Berkas Perkara Tersangka Kasus Jalan Panjaitan Dinyatakan Lengkap

“Alhamdulillah, Mak Juju kini sudah bisa merawat luka sendiri. Namun tim kami tetap rutin mengunjungi untuk memastikan kondisinya terpantau,” ujar dr. Nina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski sempat mendapat rujukan operasi dari RS Sekarwangi, Mak Juju memilih menolak dengan alasan pribadi. Ia tinggal seorang diri, meski masih berdekatan dengan rumah adiknya. Pihak Puskesmas pun terus berkoordinasi dengan pemerintah desa. Bahkan, rumah Mak Juju pernah mendapat bantuan perbaikan melalui program Rutilahu.

Baca Juga :  HARDESNAS, BUPATI DORONG LAHIRNYA DESA INOVATIF DAN MEMANFAATKAN POTENSI UNTUK KEMAJUAN MASYARAKAT

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, memberikan apresiasi atas langkah cepat para tenaga kesehatan. Ia menegaskan, pelayanan langsung ke masyarakat harus jadi prioritas.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Jawa Barat Cabang Wilayah V Instruksikan Pembelajaran Daring di Sukabumi

“Saya ucapkan terima kasih kepada tim nakes yang sigap dan setia melayani warga. Insya Allah, soal biaya operasi Mak Juju akan segera kami bahas. Kami juga membuka kesempatan bagi donatur untuk ikut membantu,” ungkap Agus.

Selain dukungan medis, bantuan sembako juga diberikan oleh tokoh masyarakat Kristiawan yang datang langsung menjenguk Mak Juju.

Berita Terkait

Pelepasan Dan Kenaikan Kelas Dengan Di Gelar SDN Caringin V Berlangsung Meriah Dan Penuh Haru
Ada Yang Baru !!!.Wajib di Coba “Kedai Cansda” Cigombong Tawarkan Kenyamanan Ngopi Nongkrong Santai di Alam Terbuka
‎KUA Cikembar Santuni 40 Anak Yatim pada Momen Lebaran Anak Yatim Muharam
‎Disdik Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Dugaan Kekerasan Seksual di SD Warungkiara, Pendampingan Korban Diperkuat‎
Sambut 10 Muharram, Kemenhaj Kabupaten Sukabumi Santuni 100 Anak Yatim dan Gelar Syukuran Sukses Haji 2026
‎Bupati Sukabumi Lepas Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Armed 13/Nanggala Kostrad, Tegaskan Jaga Kehormatan Bangsa di Perbatasan
Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka
‎Dugaan Penelantaran IBU Dan ANAK Berujung Kematian Bayi, Publik Sorot Penanganan Kasus Dan Respons instansi Terkait
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:16 WIB

Pelepasan Dan Kenaikan Kelas Dengan Di Gelar SDN Caringin V Berlangsung Meriah Dan Penuh Haru

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:47 WIB

Ada Yang Baru !!!.Wajib di Coba “Kedai Cansda” Cigombong Tawarkan Kenyamanan Ngopi Nongkrong Santai di Alam Terbuka

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:39 WIB

‎Disdik Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Dugaan Kekerasan Seksual di SD Warungkiara, Pendampingan Korban Diperkuat‎

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:50 WIB

Sambut 10 Muharram, Kemenhaj Kabupaten Sukabumi Santuni 100 Anak Yatim dan Gelar Syukuran Sukses Haji 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:57 WIB

‎Bupati Sukabumi Lepas Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Armed 13/Nanggala Kostrad, Tegaskan Jaga Kehormatan Bangsa di Perbatasan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12 WIB

Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:15 WIB

‎Dugaan Penelantaran IBU Dan ANAK Berujung Kematian Bayi, Publik Sorot Penanganan Kasus Dan Respons instansi Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:27 WIB

Wisatawan Asal Cikidang Diduga Tenggelam di Curug Tilu Kabandungan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Berita Terbaru