Ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia Soroti Keracunan Massal Akibat Tahu Berjamur Dari Hidangan Menu MBG

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|Sukabumi-Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprioritaskan oleh Presiden Prabowo Subianto kini menjadi sorotan tajam DPC Lembaga Aliansi Indonesia Sukabumi Raya setelah memicu insiden keracunan massal di sejumlah wilayah, termasuk di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Ironisnya, alih-alih tercukupi gizinya,24 pelajar dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap tahu berjamu dari hidangan Makanan Bergiji Gratis di SDN Bojong Kopo dan PAUD Alhadi, Kecamatan Simpenan,

Korban Keracunan yang berasal dari tahu berjamur menu Makan Bergizi Gratis (MBG), tercatat total 24 orang yang terdampak dengan rincian 6 orang terpaksa dirujuk ke rumah sakit, 1 orang masih dalam tahap observasi di Puskesmas dan 17 orang mendapatkan rawat jalan.

Menu yang dikonsumsi terdiri dari nasi putih, nugget, jeruk, sayuran, dan tahu goreng berasal dari penyedia Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Loji Anugrah Ratu Alam. Saat ini, pihak terkait sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pengambilan sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan tersebut

Baca Juga :  PLATFORM DIGITAL SIAPkerja, KOMITMEN DISNAKERTRANS TINGKATKAN LAYANAN PUBLIK

Dengan munculnya kasus keracunan yang kembali terulang di kabupaten sukabumi,Ketua Lembaga Aliansi Indonesia menyampaikan pentingnya evaluasi dan pendataan terkait program MBG karna sangat penting untuk mengetahui kondisi status gizi siswa juga seharusnya pemerintah dapat memastikan kasus keracunan tidak terulang kembali.

“Menurutnya Rentetan kasus keracunan yang terjadi di sukabumi menjadi catatan serius bagi pemerintah dan masyarakat. Tanpa evaluasi dan perbaikan sistem yang menyeluruh, ini mengindikasikan lemahnya tata kelola dan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjalankan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang seharusnya membawa manfaat justru dapat menimbulkan risiko kesehatan yang fatal bagi generasi muda.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Pengeroyokan Dalam 3 Jam, Polres Sukabumi Kota Amankan 4 Terduga Pelaku

Ruswandi, menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar soal administrasi atau teknis program, melainkan menyangkut keselamatan dan nyawa masyarakat, khususnya anak-anak sekolah,satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kecamatan Simpenan agar tidak main-main jika terbukti pihak SPPG lalai atau sengaja mengabaikan kualitas makanan demi keuntungan sesaat, dirinya tidak akan ragu mengambil langkah untuk melaporkan langsung ke Badan Gizi Nasional,”tutup Ruswandi

Rab Ripaldo

Berita Terkait

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Berita Terbaru

Jabar Update

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:00 WIB