‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, mengungkapkan kondisi arus balik wisata di wilayah hukumnya pada Minggu (29/03/2026) terpantau padat namun tetap terkendali hingga hari terakhir pelaksanaan Operasi Ketupat.

‎Menurutnya, situasi lalu lintas secara umum berjalan lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan, khususnya dari arah wisata seperti Pelabuhan Ratu dan Sukabumi menuju Jakarta.

‎“Alhamdulillah, hari ini adalah hari terakhir pelaksanaan Operasi Ketupat yang dilanjutkan dengan kegiatan operasi lanjutan. Secara umum lalu lintas berjalan baik, lancar, memang padat, tetapi masih bisa dikendalikan,” ungkapnya.

‎Ia menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun, total kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polres Sukabumi mencapai sekitar 21.000 unit. Angka tersebut merupakan gabungan kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Sukabumi.

‎“Kurang lebih 21 ribu kendaraan melintas hari ini. Itu gabungan antara kendaraan yang masuk dan keluar. Untuk yang masuk sendiri tercatat sekitar 9.000 kendaraan,” jelasnya.

Baca Juga :  ‎Diduga Tanpa Sosialisasi, Warga Cijambe Soroti Aktivitas Penebangan Sebelum Terjadi Gerakan Tanah

Guna mengurai kepadatan, pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) sebanyak dua kali, yakni pada pukul 17.00 WIB dan 20.00 WIB.

‎“Rekayasa one way dilakukan dua kali untuk memperlancar arus, terutama di titik-titik padat agar kendaraan bisa segera keluar dari jalur arteri menuju akses tol,” tambahnya.

‎Selain itu, keberadaan jalur tol fungsional dinilai cukup membantu dalam memecah kepadatan lalu lintas. Dengan adanya jalur tersebut, jarak tempuh yang sebelumnya mencapai 13 kilometer dapat dipangkas menjadi sekitar 5 hingga 6 kilometer.

‎“Ini sangat membantu mengurangi beban di jalur arteri, sehingga arus tetap mengalir dan tidak terjadi stagnasi meskipun infrastruktur masih dalam tahap pembangunan,” ujarnya.

‎Meski Operasi Ketupat telah berakhir, Kapolres memastikan personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan yang masih mungkin terjadi.

‎“Penggelaran anggota tetap dilakukan, terutama saat masih ada aktivitas masyarakat yang tinggi. Tidak langsung kita tarik semua personel dari lapangan,” tegasnya.

‎Terkait penutupan jalur tol fungsional yang dilakukan pada pukul 17.30 WIB, pihak kepolisian akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan pengelola, guna melihat kemungkinan pengoperasian kembali jika arus balik masih tinggi.

‎“Kita lihat situasi di lapangan. Jika masih terjadi kepadatan, tentu akan kita koordinasikan kembali agar bisa membantu kelancaran arus lalu lintas,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tindakan Tegas KLHK Segel Dua Perusahaan Limbah B3 Di Bekasi, Ketua Umum LSM Rakyat Indonesia Berdaya Beri Apresiasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  H Muhamad Hermawan Resmi Di Kukuhkan Menjadi Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Priode 2025-2030

Berita Terkait

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Berita Terbaru