‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Ancaman gagal tanam membayangi puluhan hektare sawah di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Kekeringan mulai melanda wilayah hilir akibat aliran irigasi yang tak lagi optimal.
‎
‎Saluran Daerah Irigasi (DI) Warungkiara yang membentang sepanjang kurang lebih 9 kilometer, melintasi Desa Ubrug, Bojongkerta, hingga Kertamukti, kini tak mampu mengalirkan air secara merata. Wilayah hilir menjadi yang paling terdampak.
‎
‎Kondisi ini membuat sawah-sawah yang baru ditanami mulai mengering dan retak. Saluran irigasi, baik sekunder maupun tersier, dilaporkan tidak berfungsi maksimal sehingga distribusi air tersendat.
‎
‎Masalah semakin pelik lantaran banyaknya sampah yang menyumbat aliran air, terutama di Kampung Sorog, Desa Bojongkerta. Minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran irigasi disebut menjadi penyebab utama.
‎
‎Pantauan di lapangan pada Senin (30/03/2026) menunjukkan tumpukan sampah memenuhi saluran dan menghambat aliran air ke area pertanian.

Baca Juga :  RAIH PENGHARGAAN DETIKJABAR AWARD 2025, BUPATI" PENGELOLAAN KOLABORATIF JADIKAN CPUGGp DIAKUI DUNIA"

‎Tak tinggal diam, puluhan petani Desa Kertamukti turun langsung melakukan kerja bakti. Dengan peralatan seadanya seperti cangkul, garok, hingga mesin potong rumput, mereka membersihkan saluran secara manual.
‎
‎Salah satu petani, Karim, mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Ia menyebut upaya gotong royong yang dilakukan petani di hilir tidak mendapat dukungan dari warga di sepanjang jalur irigasi.
‎
‎“Setiap musim kami rutin kerja bakti bersihkan sampah. Tapi warga di sepanjang irigasi jarang ikut. Bahkan hampir satu musim ini tidak ada gotong royong, jadi sampah terus menumpuk,” ungkapnya.
‎
‎Karim juga menyinggung belum terealisasinya bantuan program perbaikan irigasi yang sebelumnya sempat dijanjikan.
‎
‎“Sempat ada informasi bantuan dari program Inpres irigasi, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” tambahnya.
‎
‎Para petani berharap pemerintah segera turun tangan melakukan normalisasi saluran irigasi serta menghadirkan solusi jangka panjang agar distribusi air kembali lancar hingga ke wilayah hilir.
‎
‎Jika kondisi ini terus dibiarkan, ancaman gagal panen bukan lagi sekadar kekhawatiran. Kerugian ekonomi pun siap menghantam para petani.
‎
‎Persoalan di DI Warungkiara ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah. Penanganan cepat dan kolaborasi semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat menjaga kebersihan, menjadi kunci menyelamatkan sektor pertanian di wilayah tersebut.
‎
‎

Baca Juga :  Galang Dana Aksi Peduli Sosial oleh Mahasiswa Universitas Terbuka Bagi Korban Terdampak Bencana Sukabumi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Beri Bantuan Di Pengungsian Kampung Pangkalan Neglasari Yayasan JORELAT Patut Diacungi Jempol

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Berita Terbaru