‎Remaja 16 Tahun Korban Bom Molotov di Cicurug Jalani Operasi, Kondisi Berangsur Membaik

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM |  Tim medis RSUD Sekarwangi bergerak cepat menangani MZ (16), remaja yang menjadi korban serangan bom molotov di Kampung Benteng, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

‎Korban dilarikan ke rumah sakit pada Minggu malam (26/4/2026) dan kini telah selesai menjalani tindakan operasi. Saat ini, MZ berada dalam tahap observasi untuk pemantauan kondisi lanjutan.

‎Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, menjelaskan bahwa sesaat setelah tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis langsung melakukan tindakan debridemen atau pembersihan jaringan kulit mati guna mencegah infeksi.

‎“Penanganan sudah dilakukan melalui operasi debridemen kulit. Saat ini pasien sudah dipindahkan ke ruangan NAS untuk observasi serta perawatan lanjutan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

‎Ia menambahkan, kondisi korban saat ini dalam keadaan sadar penuh (compos mentis), meskipun masih membutuhkan istirahat total pascaoperasi.

‎“Masih compos mentis, hanya sedang beristirahat. Perkembangannya membaik, alhamdulillah,” tuturnya.

Baca Juga :  ‎SMPN Warungkiara Gelar Rangkaian Kegiatan Kokurikuler dan Milad, Wujudkan Harmoni Budaya sebagai Cermin Identitas Bangsa

‎Berdasarkan hasil diagnosis, korban mengalami luka bakar cukup luas yang meliputi bagian kepala, tubuh depan dan belakang, serta sisi kiri tubuh. Total luka bakar mencapai sekitar 23 persen dari luas permukaan tubuh, dengan kondisi terparah pada bagian tangan.

‎Untuk mendukung proses pemulihan, tim dokter telah memberikan antibiotik dosis maksimal serta obat pereda nyeri guna menstabilkan kondisi pasien.

‎Insiden ini diduga dipicu oleh konflik antar pemuda dari desa yang berbeda. Bom molotov yang mengenai korban disebut dilempar oleh sekelompok pemuda dari desa tetangga saat terjadi pertikaian di lingkungan permukiman warga.

‎“Informasi dari warga, korban terkena bom molotov dalam konflik antar kampung,” ungkap Irman.

‎Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga Kampung Benteng, Desa Kutajaya. Sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi, warga dilaporkan telah mengamankan sejumlah pemuda yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

‎Para terduga pelaku kemudian diserahkan kepada pihak berwajib untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya mengonfirmasi kasus tersebut kepada kepolisian dan belum memperoleh keterangan resmi. (FRA)

Baca Juga :  ‎Komunitas Pecang Bantu Masjid Al Falah Dapatkan Toa Baru, Warga Cibadak Terharu‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎TAHAP II: 8 Tersangka Pengrusakan Villa di Cidahu Diserahkan ke Kejaksaan

Berita Terkait

HARI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA, POLRES SUKABUMI DAN FORKOPIMDA GELAR OLAHRAGA BERSAMA
Gerak Cepat! 7 Pelaku Penyerangan Bom Molotov di Cicurug Sukabumi Ditangkap!
‎KRL Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Sejumlah Penumpang Terjepit‎
Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik dan Iklim Investasi
Program Hibah Air Minum Dan Sambungan Gratis PDAM Sukabumi Disorot, Ini Penjelasan HAPI dan Direktur PDAM
Spanduk “Shut Up KDM” di GBLA: Suara Tribun atau Batas yang Dilanggar?
Korsleting Listrik Picu Kebakaran di PAUD dan Posyandu Adi Sucipto, Petugas Bergerak Cepat
PAUD di Cikembar Ajarkan Peduli Lingkungan Lewat Bank Sampah dan Minyak Jelantah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:59 WIB

HARI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA, POLRES SUKABUMI DAN FORKOPIMDA GELAR OLAHRAGA BERSAMA

Selasa, 28 April 2026 - 09:34 WIB

Gerak Cepat! 7 Pelaku Penyerangan Bom Molotov di Cicurug Sukabumi Ditangkap!

Selasa, 28 April 2026 - 05:48 WIB

‎KRL Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Sejumlah Penumpang Terjepit‎

Senin, 27 April 2026 - 11:34 WIB

Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik dan Iklim Investasi

Senin, 27 April 2026 - 10:40 WIB

Program Hibah Air Minum Dan Sambungan Gratis PDAM Sukabumi Disorot, Ini Penjelasan HAPI dan Direktur PDAM

Minggu, 26 April 2026 - 08:01 WIB

Spanduk “Shut Up KDM” di GBLA: Suara Tribun atau Batas yang Dilanggar?

Sabtu, 25 April 2026 - 20:15 WIB

Korsleting Listrik Picu Kebakaran di PAUD dan Posyandu Adi Sucipto, Petugas Bergerak Cepat

Jumat, 24 April 2026 - 21:23 WIB

PAUD di Cikembar Ajarkan Peduli Lingkungan Lewat Bank Sampah dan Minyak Jelantah

Berita Terbaru