Proyek PJU Rp5,1 Miliar Dinas Perhububungan Di Duga Sarat KKN

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|Sukabumi– Dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sorotan tajam datang dari Lutfi Imanullah, Sekretaris DPC LSM Rakyat Indonesia Berdaya (RIB) Sukabumi, terkait proyek Pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) Single Armature Tahun Anggaran 2023 senilai Rp5.163.000.000 yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan.

“Kami menilai proyek PJU tahun 2023 itu sarat penyimpangan. Mulai dari metode pengadaan yang diduga tidak tepat, indikasi mark-up harga, hingga potensi kolusi dalam penunjukan penyedia barang/jasa.

Baca Juga :  Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sukabumi H. Agus Santosa Resmi Purnatugas Setelah Mengabdi 39 Tahun

Lutfi menyoroti penggunaan e-purchasing dalam proyek tersebut, yang menurutnya tidak lazim diterapkan untuk pekerjaan konstruksi bersifat kompleks seperti pembangunan PJU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Metode e-purchasing itu cocok untuk pengadaan barang yang siap pakai, bukan untuk proyek konstruksi yang butuh survei lapangan dan desain teknis. Ini jelas bentuk penyimpangan prosedur,” tegasnya, senin (28/07).

Baca Juga :  ‎Ketua DPRD Sukabumi dan Askab PSSI Kunjungi Sandi, Pengrajin Bola Difabel di Girijaya

Lebih lanjut, Lutfi menyebut bahwa nilai pagu proyek sebesar Rp5,1 miliar untuk 1 paket pekerjaan terindikasi tidak wajar. Menurutnya, bila dihitung berdasarkan harga pasar dan spesifikasi umum lampu LED 60W dengan tiang 7 meter, terdapat potensi mark-up yang signifikan.

“Kami belum menemukan transparansi jumlah titik lampu yang dibangun. Jika misalnya hanya 100–150 titik, maka potensi kerugian negara dari harga per unit bisa mencapai ratusan juta rupiah,” ungkapnya.

Dengan pelaporan kami ini mendesak Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi untuk mengusut tuntas kasus ini. Kami tidak ingin anggaran atau uang rakyat ini yang seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, justru dijadikan ladang bancakan oknum. Harus ada audit investigatif dan pembukaan data kontrak secara transparan.

Baca Juga :  Respon Info Warga, Polsek Cisaat Sukabumi Evakuasi Korban Gantung Diri

“Ini bukan sekadar proyek lampu jalan, ini soal marwah dan integritas pengelolaan anggaran publik. Jangan biarkan uang rakyat dinikmati oleh segelintir oknum yang rakus akan kekuasaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Berita Terbaru