Ayah Kandung Korban Penelantaran Anak hingga Meninggal Resmi Diserahkan ke Kejaksaan, Segera Disidangkan

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kasus dugaan penelantaran anak yang berujung pada meninggalnya seorang anak berinisial NS. Tersangka AS, yang merupakan ayah kandung korban, kini resmi ditahan oleh jaksa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer, mengatakan pelimpahan perkara dari penyidik Polres Sukabumi telah dinyatakan lengkap sehingga penanganan kasus kini beralih ke pihak kejaksaan.

“Setelah Tahap II selesai dilaksanakan, tersangka langsung kami lakukan penahanan selama 20 hari di Rutan Kelas IIB Warungkiara sebagai bagian dari proses penuntutan,” ujarnya kepada wartawan di Aula Kejari Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/6/2026).

Perkara tersebut berawal setelah korban NS tinggal bersama ayah kandungnya sejak kedua orang tuanya bercerai pada 2023. Dalam kesehariannya, korban juga tinggal bersama ibu tirinya.

Pada November 2025, korban sempat dimasukkan ke Pondok Pesantren Darul Ma’aruf. Namun setelah kembali ke rumah pada 2026 dalam kondisi sehat, kesehatan korban terus menurun hingga akhirnya harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Jampangkulon pada 16 Februari 2026.

Meski telah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga :  ‎Konten Kreator Ka Kuhu Resmi Jadi Tersangka, Polisi Tegaskan Kasus Penghinaan Bukan Pencemaran Nama Baik

Dalam penyidikan, aparat mengumpulkan sejumlah alat bukti yang memperkuat dugaan tindak pidana. Sedikitnya 11 orang saksi dan empat orang ahli telah dimintai keterangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kabupaten Sukabumi, Abram Nami Putra, menjelaskan barang bukti yang diserahkan didominasi bukti elektronik, mulai dari telepon genggam milik tersangka dan ibu tiri korban, tangkapan layar percakapan, rekaman video, hingga data digital yang tersimpan di perangkat USB.

Menurutnya, bukti digital tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pembuktian di persidangan.

Baca Juga :  Buron 2 Minggu, Pelaku Penusukan di Cibeureum Sukabumi Diamankan Polisi

Jaksa menilai AS diduga tidak menjalankan kewajibannya sebagai orang tua untuk memberikan perlindungan, pengawasan, serta memenuhi kebutuhan dasar anak, sehingga berujung pada dugaan tindak pidana penelantaran.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat dengan pasal-pasal mengenai penelantaran anak yang mengakibatkan kematian, perlakuan salah terhadap anak, serta ketentuan dalam Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terkait penelantaran anggota keluarga.

Apabila terbukti bersalah di persidangan, AS terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Kejaksaan memastikan berkas perkara segera dilimpahkan ke pengadilan agar proses persidangan dapat segera dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Berita Terkait

Mediasi Dugaan Investasi Bermasalah di Cibadak Belum Temui Titik Terang, Korban Kecewa Tak Ada Kepastian Pengembalian Dana
FMS Siapkan Aksi di Kejaksaan Negeri Sukabumi, Soroti Dugaan Kriminalisasi dr Silvi Apriani
Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026
‎Tewas Bersimbah Darah di Jalan, Korban Ternyata Seharian Tukang Ojek‎
‎SK Pemberhentian Terbit, Polemik Desa Babakanjaya Belum Berakhir: Dugaan Pelanggaran Hukum Diminta Tetap Diusut
SDN 1 Tegal Panjang Cikembar Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Capai Lebih dari Rp30 Juta
‎Diduga Hendak Curi Motor, Seorang Pemuda Diamankan Warga di Kampung Cibodas‎
‎Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis di BGN‎
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:45 WIB

Mediasi Dugaan Investasi Bermasalah di Cibadak Belum Temui Titik Terang, Korban Kecewa Tak Ada Kepastian Pengembalian Dana

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:23 WIB

FMS Siapkan Aksi di Kejaksaan Negeri Sukabumi, Soroti Dugaan Kriminalisasi dr Silvi Apriani

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:44 WIB

Ayah Kandung Korban Penelantaran Anak hingga Meninggal Resmi Diserahkan ke Kejaksaan, Segera Disidangkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:14 WIB

‎Tewas Bersimbah Darah di Jalan, Korban Ternyata Seharian Tukang Ojek‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:54 WIB

‎SK Pemberhentian Terbit, Polemik Desa Babakanjaya Belum Berakhir: Dugaan Pelanggaran Hukum Diminta Tetap Diusut

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

SDN 1 Tegal Panjang Cikembar Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Capai Lebih dari Rp30 Juta

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:40 WIB

‎Diduga Hendak Curi Motor, Seorang Pemuda Diamankan Warga di Kampung Cibodas‎

Berita Terbaru

Peristiwa

Terkuak Mayat Yang Mengambang di Sungai Cimunjul Ciambar

Minggu, 12 Jul 2026 - 06:52 WIB