‎Produktivitas Padi di Desa Bojong Cikembar Meningkat, Capai 8 Ton per Hektare

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Produktivitas hasil panen padi pada Musim Tanam Pertama (MT1) di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengalami peningkatan signifikan. Dari yang sebelumnya rata-rata 6 ton per hektare, kini naik menjadi 7 hingga 8 ton per hektare.

‎Peningkatan tersebut tidak terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari sinergi berbagai faktor teknis dan manajerial di lapangan, terutama ketersediaan air yang mendukung selama musim tanam pertama.

‎Ketua Kelompok Tani Temu Karya Desa Bojong, Fery Kurniawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut.

‎“Alhamdulillah, untuk hasil panen padi kemarin ada yang mencapai 8 ton per hektare, dengan varietas Inpari 32. Memang tidak merata, untuk wilayah hulu masih di kisaran 6 ton per hektare, tapi di hilir rata-rata bisa mencapai 7 ton per hektare,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, ketersediaan air yang cukup pada musim tanam pertama menjadi faktor utama meningkatnya hasil panen. Namun, kondisi berbeda diperkirakan terjadi pada musim tanam kedua.

‎“Untuk musim kedua, di sini biasanya hanya ditanami ubi jalar dan jagung hibrida karena keterbatasan air,” jelasnya.

‎Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu juga menjadi tantangan tersendiri bagi petani. Intensitas hujan yang disertai suhu panas tinggi berpotensi memicu serangan penyakit tanaman.

‎“Curah hujan sekarang dibarengi panas yang tinggi, itu bisa memicu penyakit. Hama yang dominan di sini seperti blas dan hawar daun. Sementara hama lain seperti penggerek batang dan wereng relatif berkurang,” katanya.

‎Di sisi lain, persoalan irigasi masih menjadi kendala, khususnya bagi petani di wilayah hilir. Kerusakan saluran irigasi yang belum diperbaiki menyebabkan debit air tidak sampai ke lahan pertanian.

‎“Bagian hilir itu terkendala air karena irigasi masih bocor. Harusnya debit air bisa sampai ke sini, tapi banyak kebocoran. Akibatnya, petani di hilir tidak bisa lagi menanam padi,” ungkapnya.

‎Menjelang musim tanam kedua, petani di wilayah hilir terpaksa beralih ke tanaman palawija seperti ubi jalar dan jagung sebagai alternatif.

‎Meski demikian, peningkatan hasil panen pada musim tanam pertama tetap menjadi harapan dan motivasi bagi para petani untuk terus bertahan.

‎“Alhamdulillah kemarin karena air cukup, hasil panen meningkat. Biasanya 6 ton, sekarang rata-rata 7 ton, bahkan ada yang sampai 8 ton per hektare,” pungkasnya.

‎.

Baca Juga :  Sejumlah Anggota Koramil 2203/Warungkiara Sigap Tanggulangi Longsor Di Bantargadung

Berita Terkait

‎Irigasi Cibagong Rusak, Puluhan Hektare Sawah di Cikembar Terlantar‎
‎Harga Sembako di Pasar Cibadak Jelang Ramadan 2026 Mulai Bergerak, Cabai Tembus Rp92 Ribu per Kg
CAPAI SWASEMBADA PANGAN 2025, PRODUKSI PANGAN KAB SUKABUMI PERINGKAT DUA NASIONAL
‎BPP Kecamatan Cikembar Kawal Program Serap Gabah Petani untuk Stabilkan Harga
‎Pemdes Sukamaju Gelar Musrenbangdes, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas Program 2026
‎Kelompok Tani di Cikembar Terima Bantuan Benih Jagung dari Kementan, Polsek Bantu Pemasaran ke Bulog‎
‎BPP Cikembar Salurkan 625 Liter Pupuk Organik Cair untuk 13 Kelompok Tani‎
‎Pembangunan Tol Bocimi Berdampak ke Petani di Kemandoran, Irigasi Tersumbat dan Lahan Terancam Gagal Panen
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WIB

‎Produktivitas Padi di Desa Bojong Cikembar Meningkat, Capai 8 Ton per Hektare

Jumat, 17 April 2026 - 19:50 WIB

‎Irigasi Cibagong Rusak, Puluhan Hektare Sawah di Cikembar Terlantar‎

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:22 WIB

‎Harga Sembako di Pasar Cibadak Jelang Ramadan 2026 Mulai Bergerak, Cabai Tembus Rp92 Ribu per Kg

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:34 WIB

CAPAI SWASEMBADA PANGAN 2025, PRODUKSI PANGAN KAB SUKABUMI PERINGKAT DUA NASIONAL

Senin, 1 Desember 2025 - 12:43 WIB

‎BPP Kecamatan Cikembar Kawal Program Serap Gabah Petani untuk Stabilkan Harga

Jumat, 14 November 2025 - 12:28 WIB

‎Pemdes Sukamaju Gelar Musrenbangdes, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas Program 2026

Sabtu, 1 November 2025 - 18:36 WIB

‎Kelompok Tani di Cikembar Terima Bantuan Benih Jagung dari Kementan, Polsek Bantu Pemasaran ke Bulog‎

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:04 WIB

‎BPP Cikembar Salurkan 625 Liter Pupuk Organik Cair untuk 13 Kelompok Tani‎

Berita Terbaru

Jabar Update

‎SDN Kebonjeruk Juara Umum O2SN Kecamatan Cikembar 2026‎

Jumat, 17 Apr 2026 - 20:01 WIB