‎Dana Umat BAZNAS Sukabumi Disorot: Puluhan Miliar Terkumpul, Transparansi Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Pengelolaan dana umat oleh BAZNAS Kabupaten Sukabumi menuai sorotan publik. Di satu sisi, capaian penghimpunan dana tergolong besar. Namun di sisi lain, muncul kritik tajam terkait transparansi dan akuntabilitas dalam penyalurannya.

‎Berdasarkan data periode Januari hingga Agustus 2025, total penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS & DSKL) mencapai Rp 41,44 miliar. Mayoritas berasal dari zakat fitrah sebesar 60,5 persen, disusul zakat maal 31 persen, serta infak dan sedekah.

‎Sementara itu, dana yang telah disalurkan tercatat Rp 38,82 miliar. Program kemanusiaan menjadi porsi terbesar dengan nilai sekitar 75 persen, diikuti sektor kesehatan, dakwah, pendidikan, dan ekonomi.

Baca Juga :  ‎Forum RT&RW Santroni Kantor DPRD"Abdul Azis"Kami Menuntut Kejelasan Sikap Pemkot Terhadap Janji Politiknya‎


‎Praktisi hukum, Arman Panji, menilai besarnya angka tersebut justru menuntut keterbukaan lebih luas kepada publik.

‎“Nilainya sangat besar. Ini bukan hanya soal menghimpun, tapi bagaimana pengelolaannya. Harus transparan dan akuntabel. Ada potensi yang perlu diawasi serius,” ujarnya.

‎Ia juga menyoroti adanya dana hibah dari pemerintah sebesar Rp 6,5 miliar pada tahun 2025 yang dinilai perlu dijelaskan secara rinci kepada masyarakat.

‎Menurutnya, tanpa keterbukaan, kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat bisa tergerus.

‎Di sisi lain, BAZNAS secara umum memiliki mandat besar dalam mengelola dana umat untuk kepentingan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi.

‎Besarnya penyaluran pada sektor kemanusiaan menunjukkan bahwa dana telah digunakan untuk program sosial yang luas, termasuk bantuan masyarakat terdampak, layanan kesehatan, hingga kegiatan keagamaan.

‎Pengelolaan dana dalam skala besar juga memiliki tantangan tersendiri, mulai dari validasi penerima manfaat, distribusi program, hingga pelaporan keuangan yang harus memenuhi standar akuntabilitas publik.

‎Sejumlah kalangan kini mendorong adanya audit independen guna memastikan pengelolaan dana berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

‎Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, terlebih di tengah meningkatnya kesadaran menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak BAZNAS Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan resmi terkait kritik yang disampaikan

‎Persoalan ini menjadi pengingat bahwa transparansi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam menjaga amanah umat.

‎Di satu sisi, capaian penghimpunan dan penyaluran dana menunjukkan peran strategis BAZNAS. Namun di sisi lain, keterbukaan informasi menjadi kunci agar kepercayaan publik tetap terjaga.

‎Jika dikelola secara transparan dan akuntabel, dana umat bukan hanya angka—tetapi kekuatan besar untuk mengurangi ketimpangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Hera Iskandar Gelar Reses di Sukamaju, Serap Aspirasi Infrastruktur Warga

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎Diduga Ada Intervensi dan Intimidasi, Keluarga Korban Pelecehan Seksual di Sukabumi Tertekan

Berita Terkait

Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka
‎Dugaan Penelantaran IBU Dan ANAK Berujung Kematian Bayi, Publik Sorot Penanganan Kasus Dan Respons instansi Terkait
Wisatawan Asal Cikidang Diduga Tenggelam di Curug Tilu Kabandungan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Warga Cijulang Gelar Aksi Protes, Tuntut Pengembang Perumahan Penuhi Janji dan Perbaiki Fasilitas Umum
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Puncak Syukuran Nelayan ke-60 di Ujunggenteng
‎Rapat Paripurna DPRD Sukabumi Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Tiga Raperda Inisiatif‎
Sabu Disembunyikan Dalam Bakso, Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas Sukabumi Digagalkan Petugas
Trailer Melintang Tabrak Pohon di Parungkuda, Jalur Nasional Bogor–Sukabumi Macet Total
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12 WIB

Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:15 WIB

‎Dugaan Penelantaran IBU Dan ANAK Berujung Kematian Bayi, Publik Sorot Penanganan Kasus Dan Respons instansi Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:27 WIB

Wisatawan Asal Cikidang Diduga Tenggelam di Curug Tilu Kabandungan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Warga Cijulang Gelar Aksi Protes, Tuntut Pengembang Perumahan Penuhi Janji dan Perbaiki Fasilitas Umum

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Puncak Syukuran Nelayan ke-60 di Ujunggenteng

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:58 WIB

Sabu Disembunyikan Dalam Bakso, Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas Sukabumi Digagalkan Petugas

Senin, 22 Juni 2026 - 06:48 WIB

Trailer Melintang Tabrak Pohon di Parungkuda, Jalur Nasional Bogor–Sukabumi Macet Total

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Harga Tiket Pesawat Jakarta–Medan Tembus Rp 2 Juta, Ini Faktor Penyebabnya

Berita Terbaru

Jabar Update

Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:12 WIB