JABARINSIDE.COM | CIKEMBAR – Pemerintah Desa (Pemdes) Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, tetap merealisasikan pembangunan rabat beton jalan desa di Kampung Sampalan sepanjang 450 meter dengan lebar 2,5 meter, meski di tengah keterbatasan anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2026.
Pembangunan jalan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian warga, khususnya akses menuju lahan pertanian.
Pelaksanaan proyek dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Selain masyarakat, kegiatan ini juga didampingi oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), BUMDes, Karang Taruna, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur Pemerintah Desa Cimanggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi, mengatakan bahwa pembangunan tetap dapat dilaksanakan meski adanya pemangkasan anggaran Dana Desa pada tahun 2026 akibat penyesuaian kebijakan pemerintah.

“Alhamdulillah, meskipun ada pemangkasan anggaran tahun 2026 karena sebagian dialihkan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), kami masih bisa merealisasikan pembangunan rabat beton jalan desa jalur Sampalan-Tangkil sepanjang 450 meter,” ujarnya.
Baenuri menjelaskan, anggaran pembangunan tersebut berasal dari sisa alokasi program ketahanan pangan Tahun Anggaran 2025 yang direalisasikan pada tahun 2026.
“Total anggaran ketahanan pangan hampir Rp300 juta. Sebesar Rp100 juta dialokasikan untuk pengelolaan ketahanan pangan oleh BUMDes, sedangkan sekitar Rp195 juta digunakan untuk pembangunan rabat beton sebagai akses menuju area persawahan di Kampung Tangkil,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi salah satu prioritas karena jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat dan petani dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Untuk Tahun 2026, Pemdes Cimanggu hanya melaksanakan satu titik pembangunan fisik melalui Dana Desa. Meski demikian, pihaknya berharap adanya dukungan program dari pemerintah daerah maupun aspirasi anggota legislatif agar kebutuhan pembangunan infrastruktur desa dapat terus dipenuhi.
“Kami berharap ke depan ada bantuan melalui program dinas terkait maupun pokok-pokok pikiran (pokir) dewan, karena infrastruktur di Desa Cimanggu masih sangat membutuhkan perbaikan demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Selain pembangunan jalan, Pemdes Cimanggu juga telah merealisasikan berbagai program Dana Desa Tahun 2026 dengan total anggaran sekitar Rp373 juta, di antaranya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), penanganan stunting, serta rehabilitasi dua unit Posyandu.
Baenuri menegaskan seluruh alokasi Dana Desa Tahun 2026 telah direalisasikan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku, sementara pembangunan rabat beton ini memanfaatkan alokasi program ketahanan pangan Tahun 2025 yang pelaksanaannya dilakukan pada tahun ini.















