JABARINSIDE.COM | SUKABUMI, – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MTs Negeri 3 Sukabumi. Siswi kelas VIII, Syarah Aulia Rahmah, berhasil meraih Penghargaan Penulis Inspiratif Nasional dari Penerbit Babad Bumi atas kontribusinya sebagai penulis dalam buku kumpulan cerita anak berjudul Dunia Penuh Warna.
Penghargaan tersebut diberikan melalui Sertifikat Penghargaan Nomor: 537/KCA/PBB/DPW/VII/2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan partisipasi Syarah dalam dunia literasi nasional.
Kepala MTs Negeri 3 Sukabumi, Wawan Setiawan, M.Pd., M.M., mengaku bangga atas pencapaian siswinya tersebut. Hal itu disampaikannya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (5/8/2026).
Menurut Wawan, keberhasilan Syarah tidak terlepas dari peran guru pembimbing yang dengan sabar membina dan mengembangkan potensi literasi peserta didik.

”Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Ananda Syarah dan Ibu Dewi yang telah membimbing. Ini membutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan keikhlasan. Kalau tidak memiliki kemauan untuk memajukan diri dan lembaga, tentu hal seperti ini akan sangat jarang terjadi,” ujarnya.
Ia mengatakan, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTs Negeri 3 Sukabumi karena mampu mengharumkan nama madrasah di tingkat nasional.
”Kami sangat bahagia. Mudah-mudahan prestasi ini semakin mengenalkan MTs Negeri 3 Sukabumi kepada masyarakat. Selama ini kami juga aktif mengikuti berbagai perlombaan dan Alhamdulillah terus meraih prestasi,” katanya.
Wawan menilai kemampuan menulis merupakan kompetensi yang istimewa karena menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, kreativitas, dan daya imajinasi yang tinggi.

”Orang yang mampu menulis biasanya juga memiliki kebiasaan membaca. Dua kemampuan langka ini, yaitu membaca dan menulis, dimiliki oleh Ananda Syarah. Itulah yang disebut kemampuan literasi,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti masih rendahnya tingkat literasi di Indonesia. Karena itu, ia berharap keberhasilan Syarah dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk mulai mencintai budaya membaca dan menulis.
”Mudah-mudahan prestasi ini bisa menular kepada anak-anak kami yang lain, bahkan kepada madrasah-madrasah lainnya,” tambahnya.
Ke depan, pihak sekolah berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada siswa yang memiliki potensi di bidang akademik maupun nonakademik, termasuk dunia kepenulisan. Setiap ada perlombaan maupun kegiatan literasi, baik tingkat lokal maupun nasional, sekolah akan terus mengikutsertakan para siswa dan melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
”Kami akan terus mendukung melalui berbagai event dan tentunya akan memberikan penghargaan kepada siswa yang berhasil mengharumkan nama MTs Negeri 3 Sukabumi,” tegas Wawan.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta didik agar terus membiasakan diri membaca, menulis, dan mengembangkan kemampuan diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
”Rajinlah membaca, menulis, dan terus mengembangkan diri. Masa depan penuh tantangan. Jika tidak memiliki kemampuan dan kompetensi, kita akan tertinggal. Karena itu, persiapkan diri sejak sekarang,” pesannya.
Sementara itu, Syarah Aulia Rahmah mengaku bersyukur dan bangga karena untuk pertama kalinya berhasil menjadi penulis dalam sebuah buku yang diterbitkan secara nasional.
”Awalnya hanya ingin mencoba menulis. Alhamdulillah ternyata bisa menjadi pengalaman yang luar biasa dan mendapat penghargaan,” tuturnya.
Cerita yang ditulis Syarah mengangkat tema persahabatan. Ide cerita tersebut lahir dari imajinasi yang dipadukan dengan pengalaman, kemudian dikembangkan menjadi sebuah karya yang akhirnya terpilih dalam buku Dunia Penuh Warna.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru pembimbing, kedua orang tua, serta seluruh guru MTs Negeri 3 Sukabumi yang telah memberikan dukungan selama proses berkarya.
”Semoga teman-teman juga ikut semangat membaca dan menulis. Saya ingin mengajak mereka agar berani berkarya dan mencoba menjadi penulis,” pungkasnya. (Red)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT















