‎Remaja di Sukabumi Jadi Korban Pembacokan, Pelaku Masih Diburu Polisi

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Seorang remaja berusia belasan tahun menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal di wilayah Sukabumi, Sabtu (23/8/2025). Korban diketahui mengalami luka serius di bagian tangan dan punggung akibat serangan senjata tajam.

‎Menurut keterangan keluarga, peristiwa bermula ketika korban pulang usai beraktivitas bersama teman-temannya. Saat melintas di daerah Jelegong, korban bersama rombongan temannya tiba-tiba diikuti oleh dua sepeda motor yang ditumpangi empat orang. Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam.

Baca Juga :  ‎Desa Sindangresmi Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Rangkaian Kegiatan, Puncak Karnaval pada Hari Minggu‎


‎“Anak saya pulang dari gym, terus ada yang ngejar pakai dua motor. Tiba-tiba langsung dibacok. Tangannya luka parah, punggung juga sobek. Saat ini masih dirawat dan rencana mau dirujuk ke RS Hermina Sukabumi,” ungkap Irwan, ayah korban.

‎Irwan menambahkan, anaknya selama ini dikenal pendiam dan tidak pernah terlibat tawuran atau masalah dengan kelompok lain. “Kalau di rumah biasa main game atau nongkrong sama temannya. Saya tidak tahu di luar seperti apa, tapi setahu saya tidak ada masalah dengan orang lain. Bisa jadi salah sasaran,” katanya.

‎Atas kejadian ini, pihak keluarga telah melaporkan kasus pembacokan tersebut ke kepolisian. Mereka berharap pelaku segera ditangkap agar tidak menimbulkan korban lainnya.

‎“Harapan saya pelaku bisa segera ditangkap. Ini sudah keterlaluan, anak-anak masih muda sudah jadi korban. Jangan sampai ada lagi korban berikutnya,” tegas Irwan.

‎Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini. Dugaan sementara, pelaku merupakan kelompok remaja yang telah mengincar korban sejak sebelumnya.

Baca Juga :  ‎Ricuh di Depan DPRD Kota Sukabumi, Dipicu Lemparan Nasi Basi‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kasus Kematian Bocah di Sukabumi, Polisi Periksa 16 Saksi

Berita Terkait

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi
Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk
70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Berita Terbaru