JABARINSIDE.COM| SUKABUMI – Pengaspalan jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Tanjungsari dan Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan warga.
Sorotan itu muncul setelah sebuah video kondisi jalan tersebut viral di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @nazwacalista1kuswara. Dalam video, seorang pria memperlihatkan permukaan jalan yang disebut baru selesai dilakukan pengaspalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pria tersebut mempertanyakan kualitas hasil pekerjaan. Ia menilai kondisi permukaan aspal terlihat kurang baik.
Bahkan, dalam video tersebut ia mengibaratkan permukaan aspal seperti “gulali”.
“Pengaspalan ruas jalan kabupaten, penghubung Desa Tanjungsari dengan Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi,” ujar pria tersebut dalam video.
Ia kemudian menunjukkan beberapa bagian permukaan jalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian.
“Jalan kabupaten, penghubung Desa Tanjungsari dengan Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Hancur,” katanya dalam video.
Dalam rekaman tersebut, pria itu juga mempertanyakan kualitas material dan proses pengaspalan jalan.
Ia berharap kondisi jalan tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah dan pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.
Video itu kemudian mendapat perhatian warganet. Sebagian masyarakat ikut menyoroti kualitas pembangunan jalan yang menjadi akses penghubung antarwilayah tersebut.
Jalan Tanjungsari-Bojongtipar menjadi salah satu akses yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari. Ruas jalan tersebut juga mendukung mobilitas warga dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Meski video tersebut viral, kondisi yang ditampilkan masih merupakan penilaian dari pembuat video.
Belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah kondisi permukaan jalan tersebut disebabkan oleh masalah kualitas pekerjaan atau karena proses pengaspalan masih berlangsung.
Pemeriksaan langsung di lapangan diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.
Pihak terkait juga perlu memberikan penjelasan mengenai pekerjaan tersebut, termasuk jenis pekerjaan, panjang jalan yang diperbaiki, spesifikasi teknis, sumber anggaran, serta progres pengerjaannya.
Jika pekerjaan sudah selesai dan ditemukan bagian yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat tentu berharap dilakukan perbaikan.
Namun, jika pengaspalan masih dalam tahap pengerjaan, penjelasan dari pelaksana dan instansi terkait penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap.
Hingga berita ini diterbitkan, Jabarinside.com belum memperoleh keterangan resmi dari instansi terkait maupun pihak pelaksana pekerjaan jalan tersebut.
Jabarinside.com membuka ruang hak jawab dan konfirmasi bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai pengaspalan Jalan Tanjungsari-Bojongtipar.
Viralnya video tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama agar pembangunan jalan di Kabupaten Sukabumi dapat dikerjakan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.















