Sadis, Petugas Tembak Wanita Hamil di Tempat Parkir Hingga Tewas

Minggu, 3 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi Penembakan

Illustrasi Penembakan

COLUMBUS – Kepolisian Ohio pada Jumat (1/9/2023) merilis sebuah rekaman kamera yang cukup memprihatinkan, di mana menunjukkan seorang petugas menembak seorang wanita kulit hitam yang sedang hamil di tempat parkir, sebuah toko kelontong. Kejadian yang terjadi dua pekan yang lalu itu, setelah wanita kulit hitam tersebut dituduh sebagai pencuri, dan menolak keluar dari mobilnya.

Wanita tersebut malah menabrak kaki petugas kepolisian yang sudah menghadang kendaraan. Petugas akhirnya tak sengaja melepas tembakan ke kaca mobil dan menewaskan wanita tersebut, bersama bayi yang di dalam kandungannya.

Video insiden di Blendon Township pada 24 Agustus lalu itu menyusul tuntutan keluarga wanita berusia 21 tahun itu, Ta’Kiya Young, agar petugas yang melepaskan tembakan fatal itu dimintai pertanggungjawaban.

“Seorang tersangka pencurian mengemudikan mobilnya ke salah satu petugas saya dan petugas tersebut melepaskan satu tembakan ke arah kaca depan,” ujar Kepala Kepolisian Blendon John Belford dalam sebuah pernyataan yang menyertai rilis tersebut.

Namun Sean Walton, seorang pengacara untuk keluarga Young, mengatakan bahwa Young adalah korban. “Kami menuntut pertanggungjawaban atas dua nyawa yang berharga – Ta’Kiya dan anak perempuannya yang belum lahir,” katanya dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis (31/8/2023). Walton tidak dapat dimintai komentar pada hari Jumat.

Kematian Young adalah salah satu dari serentetan kasus-kasus kekerasan warga kulit hitam terkenal baru-baru ini di Amerika Serikat, yang melibatkan petugas polisi. Aparat selalu dituduh menggunakan kekerasan berlebihan dalam kematian warga kulit hitam dan minoritas lainnya, yang memicu seruan untuk reformasi sistem peradilan pidana AS.

Baca Juga :  Gasak Perhiasan Majikan, ART di Sukabumi Diringkus Polisi

Insiden tersebut terjadi di tempat parkir sebuah toko kelontong di Blendon, 15 mil (24 km) timur laut Kota Columbus, ibukota negara bagian Ohio.

Polisi mencegat Young setelah seorang karyawan mengatakan bahwa Young termasuk di antara beberapa orang yang telah mengutil minuman keras dari toko tersebut.

Video yang dipublikasikan pada hari Jumat menunjukkan seorang petugas berdiri di samping kendaraan Young sambil berulang kali memerintahkannya untuk keluar. Petugas kedua datang ke bagian depan kendaraan dan menodongkan pistol ke kaca depan, memintanya untuk keluar.

Namun Young yang sudah memegang kemudi terlihat membelokkan kemudinya ke kanan, menjauh dari petugas tersebut, sebelum kendaraan itu mulai bergerak ke arahnya. Kendaraan itu mendorong petugas itu mundur sambil ia meletakkan tangan kirinya di atas kap mobil, dengan pistol terhunus di tangan kanannya.

Baca Juga :  Sinergi Pengusaha dan Pemkec Jampangkulon Bedah Rumah Janda Lansia di Bojongsari

Namun kendaraan tersebut kembali bergerak menabrak kakinya, dan seketika petugas itu melepaskan satu tembakan ke arah kaca depan. Peristiwa pelepasan tembakan itu berlangsung selama 25 detik. Young yang tertembak kemudian meninggal di rumah sakit terdekat. Bayi perempuannya yang masih dalam kandungan tidak selamat.

Belford sebelumnya mengatakan di Facebook bahwa petugas polisi dipanggil ke toko untuk membantu seorang pembeli yang terkunci di luar kendaraan mereka.

Kedua petugas, yang belum diidentifikasi oleh departemen tersebut, telah ditempatkan pada cuti administratif. Biro Investigasi Kriminal Ohio sedang melakukan penyelidikan.

Berita Terkait

‎Korban Ungkap Detik-detik Pembacokan: Pelaku Tiba-tiba Menyerang Saat Sedang Main HP
‎Nongkrong di Toko Ban Berujung Pembacokan, Dua Pemuda di Cibadak Jadi Korban
GPAB Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Baja Ringan SMPN 3 Pabuaran ke Kejagung
‎Bupati Sukabumi Temui Guru SDN Sukaraja 2, Ungkap Dugaan Intimidasi Berulang Oknum Wartawan
‎Bupati Sukabumi Sesalkan Dugaan Intimidasi Oknum Mengatasnamakan Wartawan: “Harusnya Bicara Baik-baik”‎
Diduga Dihina Lewat Facebook, DPC GRIB Jaya Sukabumi Resmi Lapor Polisi
Ngaku Wartawan, Diduga Intimidasi Guru SD di Sukaraja, Pria A Diamankan Polisi dan Positif Amfetamin
‎276 Botol Miras Disita Satres Narkoba Polres Sukabumi dari Dua Lokasi‎
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:03 WIB

‎Korban Ungkap Detik-detik Pembacokan: Pelaku Tiba-tiba Menyerang Saat Sedang Main HP

Rabu, 9 September 2026 - 09:39 WIB

‎Nongkrong di Toko Ban Berujung Pembacokan, Dua Pemuda di Cibadak Jadi Korban

Jumat, 4 September 2026 - 14:21 WIB

GPAB Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Baja Ringan SMPN 3 Pabuaran ke Kejagung

Rabu, 2 September 2026 - 07:44 WIB

‎Bupati Sukabumi Temui Guru SDN Sukaraja 2, Ungkap Dugaan Intimidasi Berulang Oknum Wartawan

Selasa, 1 September 2026 - 14:37 WIB

‎Bupati Sukabumi Sesalkan Dugaan Intimidasi Oknum Mengatasnamakan Wartawan: “Harusnya Bicara Baik-baik”‎

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Diduga Dihina Lewat Facebook, DPC GRIB Jaya Sukabumi Resmi Lapor Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Ngaku Wartawan, Diduga Intimidasi Guru SD di Sukaraja, Pria A Diamankan Polisi dan Positif Amfetamin

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:25 WIB

‎276 Botol Miras Disita Satres Narkoba Polres Sukabumi dari Dua Lokasi‎

Berita Terbaru