‎Penemuan Mayat Gegerkan Warga Nagrak Sukabumi

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Warga Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat pria di area persawahan pada Jumat pagi (23/01/2026). Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat sekitar dan segera dilaporkan kepada aparat setempat.

‎Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang melintas di sekitar kebun dan sawah. Saat didekati, korban terlihat tergeletak dalam kondisi tidak bergerak. Warga kemudian berinisiatif melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.

‎Petugas dari Polsek Nagrak segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP).

‎Kapolsek Nagrak, AKP M. Damar Gunawan, mengatakan bahwa korban saat ditemukan tidak membawa identitas diri dan berada di area terbuka.

‎“Dari hasil pemeriksaan awal, pada tubuh korban ditemukan bekas luka yang diduga akibat sengatan listrik. Namun untuk memastikan penyebab kematian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” ujar AKP M. Damar Gunawan kepada wartawan.

‎Di sekitar lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban berupa tas selempang yang berisi beberapa peralatan seperti obeng, pisau, dan gunting. Seluruh barang tersebut dibawa sebagai bahan pendalaman penyelidikan.

‎Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Sekarwangi guna proses identifikasi dan pemeriksaan medis. Setelah dilakukan pencocokan data, identitas korban akhirnya berhasil diketahui dan telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga.

‎Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui pergi ke area sawah sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

‎akhirnya terungkap bahwa pria itu adalah Budiman (38), seorang petani warga Kampung Simande, RT 02 RW 07, Desa Kalaparea. Keluarga telah mengenali dan menerima bahwa jasad tersebut adalah anggota keluarga mereka

‎Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kematian korban.

‎Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat berwenang.

Baca Juga :  Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Cibolang, Euforia Kemenangan Persib Menggema di Malam Sukabumi

Berita Terkait

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi
Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk
70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:06 WIB

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Berita Terbaru