‎PT Muara Tunggal Bagikan Simpanan Sukarela dan SHU 2025 Senilai Rp7,13 Miliar‎

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI, 28 Februari 2026 – PT Muara Tunggal bersama Koperasi Karyawan menggelar pembagian Simpanan Sukarela Anggota dan Sisa Hasil Usaha (SHU) Tahun Buku 2025, Sabtu (28/2/2026). Total dana yang dibagikan mencapai Rp7.130.000.000.

‎Kegiatan yang berlangsung di lingkungan perusahaan tersebut dihadiri jajaran manajemen, pengurus koperasi, perwakilan anggota, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Cibadak. Suasana penuh kebersamaan terasa saat pembagian dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif anggota selama satu tahun terakhir.

‎Dari total Rp7,13 miliar tersebut, sekitar Rp840 juta merupakan SHU, sementara kurang lebih Rp6,3 miliar berasal dari simpanan sukarela anggota. Dengan jumlah anggota sekitar 2.800 orang, capaian ini menunjukkan kinerja koperasi yang sehat dan terus berkembang sejak berdiri pada 2008.

‎Pimpinan PT Muara Tunggal, Sudarno, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada pengurus koperasi atas amanah dalam mengelola keuangan anggota secara transparan dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Sumedang dan Kuningan Perkuat Kerjasama Ekspor Mangga Gedong Gincu Ke Jepang

‎“Koperasi ini bisa berjalan baik karena didukung perusahaan dan serikat pekerja. Jika pengelolaannya amanah, insya Allah semua kegiatan berjalan tertib dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya budaya menabung bagi karyawan. Menurutnya, keberhasilan seorang pekerja tidak hanya diukur dari besarnya gaji, tetapi dari kemampuan mengelola dan menyisihkan penghasilan untuk masa depan.

‎Sebagai bentuk apresiasi, koperasi memberikan hadiah kepada 15 anggota dengan simpanan terbesar. Bahkan muncul harapan agar ke depan hadiah yang diberikan bisa lebih besar lagi.

‎Dalam kesempatan tersebut, Camat Cibadak, Mulyadi, turut memberikan sambutan dan apresiasi atas capaian koperasi karyawan PT Muara Tunggal.

‎Ia menilai angka Rp7 miliar dalam kurun waktu satu tahun merupakan pencapaian yang sangat luar biasa dan menunjukkan tingginya kepercayaan serta partisipasi anggota.

‎“Koperasi itu dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Dengan berkoperasi, kita bersama-sama memberantas praktik yang merugikan seperti pinjaman online ilegal, judi online, hingga rentenir. Ini sejalan dengan program pemerintah,” ungkapnya.

‎Menurutnya, dampak judi online dan praktik rentenir sangat serius terhadap kehidupan sosial. Tidak sedikit kasus yang berujung pada persoalan hukum, keretakan rumah tangga, hingga kehancuran ekonomi keluarga.

‎“Kita harus punya komitmen melawan itu semua, karena dampaknya luar biasa bagi masyarakat,” tegasnya.

‎Mulyadi juga mengapresiasi sistem koperasi yang dinilai mampu memfasilitasi berbagai kebutuhan anggota, mulai dari kebutuhan rumah, kendaraan, hingga modal pernikahan, melalui mekanisme yang sehat dan terencana.

‎Ia menjelaskan, simpanan wajib menjadi kewajiban setiap anggota, sedangkan simpanan sukarela bersifat fleksibel dan dapat diambil sesuai kebutuhan, termasuk menjelang Idulfitri atau momen penting lainnya.

‎Namun demikian, ia berpesan agar anggota menggunakan dana yang diterima secara bijak dan tidak menghabiskannya hanya untuk kebutuhan sesaat.

‎“Kita tidak hidup hanya untuk satu hari raya saja, tetapi untuk keberlanjutan kehidupan ke depan,” pesannya.

‎Dengan pembagian dana miliaran rupiah tersebut, diharapkan Koperasi Karyawan PT Muara Tunggal semakin solid, menjadi benteng ekonomi pekerja, serta mampu menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan anggota.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jabar H. Yusuf Ridwan Gelar Sosialisasi Perda di Cikembar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Sentra Phalamartha Sukabumi

Berita Terkait

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Berita Terbaru