JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Nasib nahas dialami Andri (40), seorang pedagang tahu dan tempe asal Kampung Ciaripin RT 002/008, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Sepeda motor Honda Supra X yang menjadi penopang usahanya mendadak terbakar saat digunakan berjualan, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kobaran api muncul secara tiba-tiba dari bagian depan kendaraan hingga membuat warga sekitar panik. Beruntung, sejumlah warga yang berada di lokasi bergerak cepat membantu memadamkan api sehingga kebakaran tidak merembet ke area sekitar.
Kapolsek Nagrak, IPTU Subit Sudrajat, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan awal, kebakaran diduga dipicu adanya kebocoran bahan bakar pada bagian karburator. Tetesan bensin yang mengenai area busi memunculkan percikan api hingga akhirnya membakar sepeda motor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Api diduga berasal dari kebocoran bahan bakar yang mengenai busi, kemudian memicu kobaran api di bagian depan kendaraan,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sepeda motor milik Andri mengalami kerusakan cukup parah dan tidak lagi dapat digunakan. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Nagrak langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan situasi tetap aman. Hingga saat ini kondisi di lokasi sudah kembali kondusif.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama pada sistem bahan bakar dan kelistrikan. Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mencegah potensi kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun masyarakat sekitar.
Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa kerusakan kecil pada kendaraan, jika diabaikan, dapat berujung pada kebakaran dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, terlebih bagi warga yang menggantungkan mata pencahariannya pada sepeda motor.















