gambar ilustrasi
JABARINSIDE.COM | Sebanyak 39 siswa SDN Bojongkoneng, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami gejala yang mengarah pada dugaan keracunan usai mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa tersebut kini tengah ditangani oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi bersama pihak terkait.
Puluhan siswa mengalami keluhan seperti mual, muntah, sakit perut, hingga pusing beberapa saat setelah menyantap menu yang disediakan. Sebagian siswa sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat, sementara kondisi lainnya terus dipantau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan. Tim kesehatan telah mengambil sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi para siswa untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Selain itu, petugas juga melakukan penelusuran epidemiologi guna mengetahui sumber pasti yang menyebabkan para siswa mengalami gangguan kesehatan. Hingga hasil pemeriksaan keluar, Dinkes belum dapat memastikan apakah insiden tersebut disebabkan oleh makanan, minuman, atau faktor lainnya.
Pihak sekolah bersama penyelenggara program MBG juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penanganan terhadap para siswa berjalan maksimal serta kejadian serupa tidak terulang.
Dinkes mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab insiden tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim yang sedang bekerja. Pemerintah memastikan perkembangan kasus akan disampaikan secara terbuka setelah seluruh proses investigasi selesai.
Sementara itu, kondisi sebagian besar siswa dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis. Meski demikian, pemantauan kesehatan terhadap para siswa tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi.















