JABARINSIDE.COM | WARUNGKIARA, – Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, memiliki beragam potensi unggulan yang dinilai mampu menjadi penggerak sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat. Mulai dari budidaya ikan dewa, ikan arwana, agrowisata, hingga kekayaan gemstone atau batu permata yang telah dikenal di mancanegara.
Camat Warungkiara, Toni Sugiarto, mengatakan salah satu potensi yang menjadi kebanggaan daerahnya adalah budidaya ikan dewa atau dalam bahasa Sunda dikenal sebagai ikan soro. Menurutnya, ikan tersebut merupakan ikan purbakala yang kini tergolong langka dan harus terus dijaga kelestariannya.
”Budidaya ikan arwana dan ikan dewa menjadi salah satu potensi unggulan Warungkiara. Ikan dewa atau ikan soro merupakan ikan purbakala yang keberadaannya sudah langka dan perlu terus kita lestarikan,” ujar Toni kepada sukabumiinside.com, selasa (04/8/2026).
Ia menyebut kawasan Ubrug menjadi salah satu lokasi budidaya ikan dewa terbaik di Kabupaten Sukabumi.
”Kalau di Kabupaten Sukabumi, budidaya ikan dewa yang paling baik berada di kawasan Ubrug. Ini merupakan potensi yang harus kita jaga bersama,” katanya.
Selain potensi perikanan, Warungkiara juga memiliki kawasan Dharmaraja Farm yang dinilai berpeluang dikembangkan sebagai destinasi agrowisata. Di kawasan tersebut terdapat perkebunan melon, aneka sayuran, serta sektor pertanian yang dapat menjadi daya tarik wisata edukasi.
”Di Dharmaraja Farm terdapat perkebunan melon dan sayur-sayuran yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi wisata berbasis pertanian,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Toni juga menyoroti potensi Gemstone Warungkiara yang menurutnya sudah dikenal hingga pasar internasional. Namun, ia menyayangkan masih banyak masyarakat lokal yang belum mengetahui nilai ekonomi maupun sejarah dari kekayaan alam tersebut.
”Gemstone Warungkiara sudah dikenal di luar negeri, tetapi justru masih banyak masyarakat Warungkiara sendiri yang belum mengetahui potensi besar ini. Karena itu perlu terus diperkenalkan agar menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.
Menurut Toni, gemstone Warungkiara merupakan bebatuan purbakala yang dipoles menjadi berbagai ornamen bernilai seni tinggi. Material tersebut banyak dimanfaatkan sebagai dekorasi bangunan strategis, mulai dari gedung perbankan hingga perkantoran pemerintah.
”Gemstone ini merupakan bebatuan purbakala yang diolah menjadi berbagai hiasan bernilai tinggi dan digunakan di bangunan-bangunan strategis, baik milik pemerintah maupun swasta,” jelasnya.
Dengan berbagai potensi tersebut, Pemerintah Kecamatan Warungkiara berharap pengembangan sektor perikanan, agrowisata, dan industri kreatif berbasis gemstone dapat semakin mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Warungkiara sebagai salah satu wilayah yang kaya akan potensi wisata dan sumber daya alam di Kabupaten Sukabumi.















