MATA MUDA di MI Kebon Randu Berlangsung Meriah, Kenalkan Lingkungan Sekolah dengan Cara Ramah Anak

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI, sukabumiinside.com – Suasana penuh keceriaan mewarnai pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) di MI Kebon Randu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan yang diperuntukkan bagi peserta didik baru itu dikemas secara edukatif, menyenangkan, dan mengedepankan prinsip sekolah ramah anak.

Sejak hari pertama, para siswa kelas 1 diajak mengenal lingkungan madrasah melalui berbagai aktivitas, mulai dari berkeliling area sekolah, mengenal ruang kelas, ruang guru, hingga fasilitas ibadah. Suasana semakin semarak dengan permainan edukatif, tepuk tangan bersama, serta menyanyikan lagu-lagu anak yang dipandu guru dan kakak kelas.

Baca Juga :  ‎Bupati Sukabumi Tinjau Gelar Pasar Murah Peringati HUT RI dan Hari Lahir Kejaksaan ke-80

Kepala MI Kebon Randu, Yusep Ridwan, menjelaskan bahwa istilah orientasi siswa kini telah berubah menjadi Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA). Program tersebut bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fokus kegiatan ini memang untuk murid kelas 1 agar mengenal lingkungan sekolah, ruang kelas, teman-teman, dan para guru. Mereka juga dikenalkan dengan budaya yang berlaku di lingkungan madrasah sebagai bagian dari proses adaptasi setelah sebelumnya berada di PAUD atau TK,” ujarnya.

Menurut Yusep, pembentukan karakter menjadi salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan MATA MUDA. Anak-anak diajarkan untuk saling menghargai, mampu berteman dengan siapa saja, serta menjauhi perilaku mengejek maupun perundungan (bullying).

Baca Juga :  ‎Tanah Longsor dan Banjir Terjang Beberapa Wilayah Sukabumi, BPBD Lakukan Pemantauan Intensif‎

Selain itu, siswa juga mulai dibiasakan menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya serta menerapkan pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas fisik dan kebiasaan positif di sekolah.

Pihak madrasah juga berupaya membatasi penggunaan telepon genggam di lingkungan sekolah agar peserta didik lebih fokus pada kegiatan belajar dan interaksi sosial secara langsung.

Sebagai bentuk komitmen terhadap sekolah ramah anak, MI Kebon Randu menempatkan ruang belajar kelas 1 di lantai bawah. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan, sementara ruang lantai atas digunakan oleh siswa kelas 5 dan kelas 6.

Baca Juga :  Polda Gorontalo Raih Peringkat I Nasional Penanganan Kasus Korupsi 2024–2025

“Ini bagian dari upaya kami menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” tambah Yusep.

Ia menuturkan, seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan jauh hari, disusun secara terstruktur, serta mendapat persetujuan dari pengawas bina tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana. Anak-anak mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat dan antusias. Harapannya mereka merasa nyaman sehingga lebih siap menjalani proses belajar di madrasah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Disdik Sukabumi Tegaskan Komitmen Benahi Tata Kelola Pendidikan dan Perlindungan Anak
Festival Bonsai Jampangtengah Dibuka, Bupati Sukabumi Dorong Bonsai Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Tugu Selamat Datang Warungkiara Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon dan Gerbang Wisata
‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎
Sekar Budaya HJKS ke-156, Bupati Ajak Semua Bersinergi dan Gotong Royong Bangun Sukabumi
‎BPD Sebut Aset Desa, Kades Minta Bukti: Status Lahan di Sukamulya Masih Diperdebatkan
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna ke-17, Bahas Perubahan APBD 2026 dan Rotasi AKD
Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:25 WIB

Disdik Sukabumi Tegaskan Komitmen Benahi Tata Kelola Pendidikan dan Perlindungan Anak

Sabtu, 19 September 2026 - 16:13 WIB

Festival Bonsai Jampangtengah Dibuka, Bupati Sukabumi Dorong Bonsai Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 12 September 2026 - 11:39 WIB

Tugu Selamat Datang Warungkiara Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon dan Gerbang Wisata

Jumat, 11 September 2026 - 09:33 WIB

‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎

Kamis, 10 September 2026 - 12:40 WIB

Sekar Budaya HJKS ke-156, Bupati Ajak Semua Bersinergi dan Gotong Royong Bangun Sukabumi

Rabu, 9 September 2026 - 20:07 WIB

‎BPD Sebut Aset Desa, Kades Minta Bukti: Status Lahan di Sukamulya Masih Diperdebatkan

Kamis, 3 September 2026 - 17:58 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna ke-17, Bahas Perubahan APBD 2026 dan Rotasi AKD

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa

Berita Terbaru