‎Sampah Terjatuh di Tikungan Cibatu Sekarwangi, Pengendara Terancam Tergelincir‎

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Tumpukan sampah dilaporkan terjatuh tepat di tikungan wilayah Cibatu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (20/02/2026). Material sampah tersebut jatuh di tengah badan jalan, tepat setelah jembatan jika melintas dari arah Cibadak, dan sebelum Jalan Cilembang.

‎Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Selain berserakan, sampah yang didominasi plastik tersebut dalam kondisi licin dan mengeluarkan bau tidak sedap.

‎Seorang warga setempat, Silalahi, yang memiliki usaha bengkel tak jauh dari lokasi kejadian, menuturkan bahwa sampah tersebut diduga terjatuh dari kendaraan pengangkut karena tidak ditutup atau dijaring dengan baik.

‎> “Sampahnya tidak dijaring di bagian atasnya, jadi terjatuh di sini. Sudah kita teriaki sopirnya, tapi tidak terdengar. Ini sangat membahayakan pengendara lain, apalagi jalannya menikung dan tidak terlihat dari jauh,” ujarnya.



‎Menurutnya, posisi sampah yang berada tepat di tikungan membuat pengendara tidak memiliki jarak pandang cukup untuk menghindar. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama jika pengendara melaju dengan kecepatan tinggi.

‎Selain licin, bau menyengat dari sampah tersebut juga mengganggu warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

‎Warga berharap pihak terkait segera turun tangan untuk membersihkan material sampah tersebut sebelum menimbulkan korban kecelakaan.

‎“Harapannya segera diangkat. Takutnya ada yang terjebak, menabrak, atau tergelincir karena jalan memang menikung dan tidak terlihat,” tambahnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, sampah masih berada di tengah badan jalan dan belum dilakukan pembersihan.

Baca Juga :  ‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Berita Terkait

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Berita Terbaru