PT Bogorindo Cemerlang Diminta Hentikan Aktivitas, Warga Tenjojaya Ancam Segel Kantor

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Aktivitas PT Bogorindo Cemerlang di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kembali menuai polemik. Meski telah ada kesepakatan sebelumnya, perusahaan diduga masih menjalankan kegiatan, memicu ketegangan dengan masyarakat setempat.

Permasalahan ini bermula dari musyawarah yang digelar pada Senin, 27 Oktober 2025 di Aula Kantor Desa Tenjojaya. Dalam forum yang melibatkan warga, pemerintah desa, dan pihak perusahaan tersebut, disepakati bahwa PT Bogorindo Cemerlang wajib menghentikan seluruh aktivitas sebelum dapat menunjukkan legalitas resmi.

Legalitas yang dimaksud mencakup sertifikat kepemilikan lahan, putusan pengadilan terkait status lahan, serta izin kegiatan dari dinas terkait. Selain itu, perusahaan juga diminta bertanggung jawab atas kerusakan dan kerugian yang dialami masyarakat.

Namun, hingga kini kesepakatan tersebut dinilai belum dijalankan sepenuhnya. Warga menyebut aktivitas perusahaan masih berlangsung di lapangan.

“Sebenarnya ini buntut dari kesepakatan sebelumnya. Waktu itu sudah jelas, PT Bogorindo tidak boleh melakukan aktivitas sebelum menunjukkan legalitas. Tapi kenyataannya masih berjalan,” ujar Dodi Supriyadinata, salah satu warga yang turut menyuarakan aspirasi.

Baca Juga :  ‎Wamen Dikdasmen Kunjungi SDN 1 Cibadak, Kadisdik Sukabumi Deden Supena: Jadi Motivasi Tingkatkan Mutu Pendidikan‎

Ia juga mengungkapkan adanya gesekan antara warga dan pihak perusahaan. Ketegangan terjadi saat masyarakat hendak melakukan aktivitas pertanian, namun mendapat larangan karena lahan diklaim akan digunakan oleh pihak perusahaan.

“Dari situ mulai terjadi gesekan. Warga merasa dirugikan karena lahan yang biasa digarap justru dibatasi, padahal kesepakatan sudah ada,” tambahnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Desa Tenjojaya melalui Kepala Desa Jamaludin Azis telah melayangkan surat resmi kepada pimpinan PT Bogorindo Cemerlang tertanggal 24 April 2026. Dalam surat itu, pemerintah desa kembali menegaskan agar seluruh aktivitas perusahaan dihentikan sementara hingga seluruh tuntutan masyarakat dipenuhi.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Rusak Dua Jembatan, Kades Tanjungsari Imbau Warga Tetap Waspada

Tidak hanya itu, warga juga berencana melakukan aksi penutupan bahkan penyegelan kantor PT Bogorindo Cemerlang. Rencana tersebut disebut akan dilakukan dengan pendampingan dari pemerintah desa.

Pemerintah desa berharap pihak perusahaan dapat mematuhi hasil musyawarah yang telah disepakati bersama demi menjaga kondusivitas wilayah dan mencegah konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Bogorindo Cemerlang terkait polemik tersebut.

Berita Terkait

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari
Karang Taruna Desa Cikembar Gelar Turnamen Bola Voli Kades Cup 2026, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Muda
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

Karang Taruna Desa Cikembar Gelar Turnamen Bola Voli Kades Cup 2026, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Muda

Berita Terbaru