‎Tanah Longsor Terjang Rumah Warga di Desa Sirnarasa, Cikakak Sukabumi‎

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini, kejadian menimpa sebuah rumah warga di Kampung Cisarua RT 001/005, Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, pada Kamis (03/07/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

‎Menurut laporan dari P2BK Cikakak, longsor yang terjadi akibat hujan deras tersebut menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) bagian dapur rumah milik Ibu Amsih longsor dan menimbulkan kerusakan cukup serius. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

‎”Saat kejadian, penghuni sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba TPT bagian dapur longsor dan menimpa sebagian bangunan rumah,” ujar petugas P2BK yang melakukan pengecekan di lokasi.

‎Dampak Kejadian:

‎1 unit rumah mengalami rusak sedang.

‎2 Kepala Keluarga (KK) atau 4 jiwa terdampak.

‎Seluruh korban mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

‎Tidak ada korban luka atau meninggal dunia.


‎Upaya Tanggap Darurat:

‎Petugas P2BK Cikakak bersama unsur terkait seperti Tagana, Kasi Pemerintahan, Kasi Trantib, Pospol, TKSK, Babinsa, perangkat desa, dan Satlinmas telah melakukan koordinasi dan asesmen awal di lokasi kejadian.

‎Kebutuhan Mendesak:

‎Bantuan paket sembako.

‎Peralatan rumah tangga.

‎Material bangunan untuk perbaikan rumah.


‎Kondisi Terkini:

‎Cuaca dilaporkan berawan.

‎Rumah korban saat ini tidak layak untuk dihuni dan dinilai rawan terhadap longsor susulan.


‎Rekomendasi:

‎Pihak P2BK dan BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat intensitas hujan tinggi. Laporan kejadian ini juga telah disampaikan kepada instansi terkait untuk tindak lanjut bantuan dan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  ‎Belajar di Bawah Ancaman Bangunan Nyaris Roboh, MI Tanjungsari Menanti Uluran Tangan Pemerintah‎

Berita Terkait

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi
Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk
70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:06 WIB

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dana Desa 2026 Direalisasikan, Pemdes Sukamulya Bangun Rabat Beton Jalan Lingkungan di RW 10 Kebon Jeruk

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Berita Terbaru